Tags

“Bukan hanya minyak tanah. Tapi juga bubuk mesiu.”Tambah Byulhyun.  Nichan hanya mengangguk.

“Kalian kenapa?”tanya Minso heran, karena melihat wajah speechless Nichan dan Byulhyun.

“Kau sudah tonton Strong Heart?”tanya Nichan dengan mata masih menatap TV.

“Ada apa memang? Member Super Junior membuat / memancing skandal?” tanyaMinso. “Apa Siwonyang melakukannya?”

“Ani .Leeteuk Oppa dan Onniemu yang melakukannya.”

“Minah Onnie? Wae?”

“Kau tau skandal Leeteuk Oppa danMinah Onnie,kan? Dia memperbesar skandal itu dengan mengatakan kalau yeoja idamannya mirip dengan Minah Onnie.”Jelas Byulhyun. Minso melongo.

Setelah sadar, dia duduk disebelah Nichan dan mengambil iPad Nichan yang senantiasa disampingnya.

Dia langsung membuka twitter. Sesingkat itu, TeukAh couple sudah menjadi trending topic. Banyak yang mendukung mereka tapi ada juga yang menentang mereka.

FansiteLeeteukdan Minah juga sedang ramai atas kejadian di Strong Heart tadi.TapiMinsolega karena TeukAh shipper lebih banyak dari antisnya. Dengan perbandingan 7:3

-=.=-

Seusai recording strong heart, Leeteuk langsung di panggil managernya.

“Kau kenapa melakukan itu?” tanyanya emosi.

“Kau menyuruhku untuk membuat skandal,kanHyung? Aku turuti perkataanmu.”JawabLeeteuktenang.

“Tapi dengan yeoja idol yang lain. Bukan dengan Soah!”

“Sama saja Hyung! Saat ini antis dari hubunganku dengan Soah tidak banyak. Bagaimana kalau bersama dengan idol lain antisnya malah merajalela. Lagipula banyak fans yang mendukungku!” jelas Leeteuk memohon.KibumHyungsedang mengatur emosinya.

“Baiklah, tadi aku juga buka twitter dan cukup banyak yang mendukung! Tapi jangan go public dulu!”

“Tak perlu go public asal kau mengijinkanku itu sudah cukup.”JawabLeeteuksambil tersenyum. Lalu membungkuk dalam.

Tak lama setelah Kibum keluar, Soah masuk kedalam. “Oppa, gwaenchanayo?” tanyanya khawatir. Leeteuk tersenyum.

“Gwaenchana. Dia sudah menijinkan kita.”

“Jongmal?”tanyatak percaya. “Haengbokhada.” Ujarnya lalu memeluk Leeteuk. “Ayoke dorm!”

“Kau tidak sibuk, Oppa?”

“Aniya! Kajja!”

“Kajja!”

Leeteuk dan Soah berjalan berdampingan dengan wajah gembira. Eunhyuk dan Shindong menghampiri mereka.

“Hyung, kau gembira sekali. Apa sudah tiup peluit?”tanya Eunhyuk. Tiup peluit adalah kata yang mereka gunakan bila sudah mendapat ijin manager dan member.

Leeteuk mengangguk.  Eunhyuk dan Shindong ikut bahagia. “Aku rasa, setelah ini aku yang tiup peluit.”

-=.=-

Hari ini super junior akan tampil di inkigayo. Da nini adalah penampilan Heechul terakhir sebelum pergi wamil.

Nichan ikut menemani Yesung ke inkigayo.Danrencananya, sepulang dari ini, Nichan dan Heechul akan pergi kerumah Heechul untuk acara keluarga.

Akhirya mereka tampil dan saat Heechul memberikan last speech, Leeteuk menangis, begitu juga Jokwon yang menjadi MC acara itu.

Selesaidi Inkigayo. Heechul merapikan barang bawaanya dengan lesu. Sama seperti yang lain, merapikan barangnya dengan lesu.

Bukan karena mereka buruk saat perform atau apa. Karena ini adalah stage terakhir mereka dengan Hyung cantik kesayangan mereka,KimHeechul.

KemudianLeeteukberjalan mendekatinya dan membisikannya sesuatu. Heechul menagguk lemah lalu berjalan ke tengah ruang ganti.

“Dongsaengdeul!” ujarnya cukup keras. Semua mata kini tertuju padanya. “Jangan sedih. Lusa aku akan pulang! Hari ini bukan perpisahan kita! Aku hanya pergi untuk berpamitan dengan keluargaku. Lusa kita akan bertemu lagi.” Ujarnya

“Lalu lusa akan menjadi perpisahan, Hyung?”

Heechul membuang nafas berat dengan kesal. “Tak akan ada lagi perpisahan diantara kita.”

“Apa maksudnya? Tak ada perpisahan? Kalau mau wamil bukannya ada perpisahan?”tanyaYesung pada Nichan dengan suara berbisik.

Nichan mendengus kesal. Dia menjitak kepala Yesung pelan. “Neo babo gateun. Jeongmal babonika.”

“Memangnya kau tau?” tanyanya seperti anak kecil.

“Keuromyo.” Jawabnya dengan bangga. “Akan kujelaskan nanti.”

“NICHAN-AH‼” teriak Heechul.

“Wae? Kenapa kau berteriak? Aku tidak tuli!” kesal Nichan.

“Kau ini! Kau jauh lebih muda! Harusnya kau menjawab ‘Ne, Oppa! Waeyo?’ dengan aegyo seperti itu!”

“Shireo.” Setelahnya mereka saling menatap bengis.

Tak lama Nichan merasakan getar dari hpnya. Diambilnya galaxy S2-nya itu. melihat siapa yang menelpon.

= =SekertarisKim= =

Dia lagsung menuju ke pojok ruang ganti.

Disofa, Leeteuk masih meneteskan airmata. Heechul menyampirinya dan memeluknya. “Lusa kita masih bertemu. Uljima! Kau ini leader,  tapi malah cengeng.”

Leeteuk menghapus airmatanya dan mencoba tersenyum. Nichan menghampiri mereka. “Oppa, ppaliwa! Aku ada urusan penting setelah ini.”

Heechul mengangguk, lalu memakai tas ranselnya. Nichan berjalan menuju pintu. Yesung mencegahnya.

“Kau punya hutang penjelasan padaku!”

Nichan tersenyum. “Kau tidak lupa?” dia menggeleng. “Kau ada jadwal setelah ini?”

“Hanya latihan.”

“Keurom, kalau aku sudah sampai nanti akan kujelaskan.”

“SMS, BBM, atau telepon?” tanyanya.

“Terserah kau!”

“Videocall ya!”

“Mmm.. aku berangkat dulu, ya!” kemudian diciumnya pipi Yesung. Yang dibalas dengan dia mengelus kepalanya. “Jalga!”

-=.=-

Heechul berjalan keluar dari gedungSBSbersama Nichan. Masih banyak elf diluar. Mereka mengatakan pesan-pesan untuk Heechul ketika wamil nanti. Heechul terharu dan matanya mulai sembab. Dia banyak mengatakan terimakasih kepada elf.

Hingga salah satu petal bertanya, “Oppa, ibon nuguya? Apa dia kekasihmu?”

Heechul dan Nichan shock. “Aniya! Aku bukan kekasihnya. Lagipula dia sudah punya kekasih!” jelas Heechul.

“Ne. aku hanya sepupunya. Aku menjemputnya, karena keluarga besar kami ingin berkumpul sebelum dia berangkat wamil.”JelasNichan.

Untung saja alasan itu dapat diterima dengan baik oleh petal maupun elf. Jadi tidak ada pertanyan lain lagi.

Mereka langsung masuk mobil Nichan yang segera menuju ke rumah Heechul yang ada diSeoul.

Dimobil, Heechul langsung tidur dan Nichan menelepon Minra.

“Yoboseo.”

“Minra-ya! Jigeum oddieya?”

“Aku ada di SM. Minho sedang latihan. Waeyo?”

“Kurasa kau lupa kalau kita ada acara.”

“Acara apa?”

“Sudah kuduga! Kita harus kerumah orangtua iblis cantik itu.”

“Ah, ya, aku lupa. Mianhae.”

“Kalau begitu cepat berangkat!”

“Ne. tapi boleh aku ajak Minho?”

“Kau ini! Ini acara keluarga!”

“Tapi dia pacarku! Cepat atau lambat, dia akan menjadi bagian dari keluarga kita.”

“Aku tidak mengajak Yesung yang cepat atau lambat, dia akan menjadi bagian dari keluarga kita.”

“Itu masalahmu eonnie! Aku kasihan pada Yesung Oppa. Kau belum pernah membawa Yesung Oppa dan mengenalkannya pada keluarga.”

“Lagi pula dia harus latihan!”

“Apa di ruang latihannya?”

“Perlukah jawaban?”

Sekejap tak ada jawaban dari Minra. “Ah, Onnie, kurasa aku akan terlambat!”

Minra langsung menutup teleponnya. Nichan menatap layar hpnya tak percaya. “Sejak kapan dia menutup telepon sesukanya?”

Akhirnya dia memilih mendengarkan musik dari iPodnya.Danterlelap tidur. Hingga mereka tiba di rumah Heechul.

Kang ahjussi yang merupakan supir Nichan membangunkan Heechul terlebih dahulu. Cukup susah membangunkan Heechul tapi tetap lebih susah membangunkan Nichan.

Akhirnya Heechul bangun dengan menggerutu. Dia menengok kesebelah kirinya. Nichan masih tidur sambil mendengarkan lagu.

Heechul membangunkan Nichan dengan menjitak kepalanya keras. “AAA…..” jeritnya.

Nichan langsung menatap Heechul bengis. “Apa? Kau marah? Harusnya berterimakasih! Cepat turun! Kita sudah sampai!”

Nichan dan Heechul memasuki rumah itu. di ruang tamu sepi. Karena sepi Heechul jadi berteriak. “Eomma, Appa! Aku pulang‼”

Semua orang langsung menuju ruang tamu. Heechul langsung memeluk ibunya, ayahnya, juga noonanya.

“Anyeonghaseyo, Ahjuma, ahjussi, harimonie, Onnie.”SapaNichan.

“Ah, nuguya?”tanyaseorang nenek. “Apa kau kekasih Heechul?”

Nichan berjalan mendekati nenek itu dengan manja. “Ah, nenek. Masa kau melupakanku? Walau sudah lama tidak bertemu, kau tetap tak boleh melupakanku, nek. Aku,kan, cucumu, Nichan. Park Nichan!”

Nenek itu terlihat berpikir. Sementara wanita disebelahnya mendekati Nichan. “KauNichan? Tak kusangka kau sudah sebesar ini. Terakhir ku lihat kau masih umur 6 tahun.”

“Nichan-ah, bagaimana kabar orang tuamu? Bisnisnya masih dalam keadaan baik, bukan?”

“Keoromyo, ahjussi!” Nichan menoleh ke arah nenek. “Apa kau masih belum mengingatku?”

“Tentu saja aku mengingatmu! Mana mungkin aku lupa dengan cucuku? Aku hanya menggodamu tadi.” Nichan hanya tersenyum.

Heechul merasa jengah. “Ah, kita berkumpul karena aku! Kenapa malah acara melepas kerinduan?”

Heejin menjitak kepalanya. “YA! Kita sering bertemu denganmu! Berbeda dengan Nichan. Kita bertemu saat dia berumur 4-6 tahun.Danbaru bertemu lagi sekarang! Jadi diamlah!”

“Nichan-ah!” panggil nenek.

“Ne?”

“Seingatku kau punya adik. Dimana dia?” tanyanya.

“Bahta! Diamana dia? Apa dia tidak diKorea?”tanyaheejin.

“Minra, dia sedang menemani kekasihnya latihan.Dansepertinya dia akan kesini bersama kekasihnya.”

“Kekasih? Dia juga sudah dewasa rupanya.”

“Keuromyo.”

“Ayo, lebih baik kita ke ruang keluarga! Aku juga mau duduk! Aku sudah tua dan aku tidak kuat terlalu lama berdiri.” Kata nenek sambil berjalan menuju ruang keluarga.

Tok.. tok.. tok..

“Biar aku saja! Kalian ke ruang keluarga saja dulu.”KataNichan.

“Ya sudah, aku tunggu!”

“Ne ahjuma.” Kemudian mereka berjalan menuju ruang keluarga.

Tok.. tok.. tok..

“Chankaman.”SeruNichanlalu berjalan mendekati pintu. Ketika pintu terbuka dan melihat siapa yang datang, dia sangat kaget.

“O.. op.. Oppa!” katanya tak percaya.

Yesung menatap Nichan takut. Tapi jari telunjuknya menunjuk Minra yang ada disampingnya yang sedang tersenyum tidak jelas.

“Neo jinja!” katanya tak percaya. Dia hanya menghela nafas berat.

“Kau tak suka kalau aku datang?”tanyaYesung.

“Bukan begitu. Tentu aku senang, Oppa! Keundae..” Nichan menatap Yesung khawatir. “Ya sudah, kau sudah sampai disini! Masuklah!” lalu berjalan masuk

Yesung merasa bersalah karena sudah datang dan Nichan menjadi seperti tadi. Dia mendekati Nichan dan mengenggam tangannya. Nichan menoleh.

“Kurasa lebih baik aku pulang, kalau kau merasa tidak nyaman.”

“Bukannya aku merasa tidak nyaman. Hanya saja, aku takut.”

“Takut?”

“Adahal yang belum bisa aku ceritakan padamu. Aku belum siap mengatakannya. Akan aku katakan kalau aku sudah siap dan menemukancarayang tepat.” Nichan berkata dengan mata yang sembab.

“Kau tak perlu mengatakannya kalau kau tak mau.”

“Ani. Kau harus tau akan hal itu. tapi aku tak mampu untuk mengataknnya. Beri aku waktu.” ucapnya lalu setetes airmata membuat jalur dipipinya.

Yesung meraih Nichan dalam pelukannya dan menepuk punggung Nichan pelan mencoba untuk membuatnya tenang. “Akan kutunggu sampai kau siap mengatakannya.”

“Gomawo.”

“Ah sudahlah!Ayomasuk! Kenapa kami jadi menonton kalian?” gerutu Minra.

“Kenapa tak mengambil inisiatif untuk masuk dahulu?” timpal Nichan.

“Lumayan,kan? Menonton trailer drama baru.” Ucap Minho.

“Kau kira, kami ini bahan tontonan?” Yesung membalas.

“YA‼ kenapa kalian malah bergosip sendiri disana?Ayocepat masuk‼” teriak heejin kesal lalu kembali menuju ruang keluarga.

Minra bergelayut manja di lenganMinhodan berjalan menuju keruang keluarga disusul Nichan dan Yesung.

Disana Minra membungkuk ke semua dan menyapa. “Anyeonghaseyo yorobeun!”

“Minra, kau sudah datang!” ucap ahjuma.

“Kalian mengenalinya?”tanyaNichan tak percaya. Mereka yang ada disitu menangguk. “Tapi kenapa kalian tak mengenaliku?” ucapnya dengan sedikit merengek. Yesung menepuk pelan kepala Nichan.

“sekitar 3 tahun lalu, eomamu datang dengan Minra. Jadi, kami masih bisa mengingat wajahnya.”

“Begitu.”

“Nama panggilan yang aku pilih memang cocok untukmu. Kau sangat kekanak-kanakan.” Bisiknya. Nichan hanya memanyunkan bibirnya. “Kau masih hutang penjelasan padaku.”

“Oh ya, ahjuma, perkenalkan, dia kekasihku.”KataMinrasambil menggandengMinho.

“Bukankah, kau choi Minho SHINee?”tanyaheejin.Minhohanya mengangguk.

“Minra-ya, apa eommamu sudah tahu?”tanyanenek.

“Keuromyo. Hanya belum bertemu saja. Eomma sangat sibuk.”

“Ah, Yesung-ah, kenapa kau ada disini? Apa kau ada perlu dengan Heechul?”tanyaahjuma.

“Animida. Aku tidak ada perlu denganHeechulHyung.”JawabYesung.

“Keurom, untuk apa kau kemari?”tanyaheejin.

Semua diam menantikan jawaban. Yesung kebingungan mau menjawab apa. Minra menatap Nichan penuh harap.

Nichan mengenggam tangan Yesung erat. “Dia kekasihku.” Ucapnya tegas.

“Jongmalyo?”tanyaahjuma.

“Ne.”

“Kupikir kau belum punya kekasih, Yesung-ah! Karena kukira kau benar-benar menyukai moon geun young!” kata Heejin.WajahNichanlangsung menjadi mendung dan menunduk.

“Mianhae, Nichan-ah!”

“aniya! Gwaenchana.”

“Apa orang tua sudah tahu?”

Nichan terlihat bingung. Sejujurnya orang tuanya belum tahu. Hanya orang tua dari Yesung saja yang tahu.

“Orang tua sudah tahu, ahjuma!”

“Syukurlah. Kalau begitu,ayokita makan malam saja!Ayo! Aku sudah masak makanan enak untuk kita semua.”

Kemudian mereka makan malam sambil bercanda. Heechul dan Yesung banyak menceritakan keadaan SJ yang baik dan lucu.

Semua orang tertawa bersama sama.Danjuga mereka menceritakan pengalaman saat SMTown concert di LA kemarin.

“Nichan-ah, bisa kau ambilkan sup kimchi di dapur?”tanyaahjuma. Nichan beranjak menuju dapur.

“Yesung-ah!BantulahNichan. Seorang laki-laki harus selalu membantu wanita yang dicintai. Itu baru laki-laki sejati.Dansuami yang baik.” Kata nenek.

“Eomoni, mereka belum menikah. Kenapa sudah menggunakan status suami?”tanyaahjuma.

“Gwanchana. Kalau berkencan pasti nanti menikah. Lagipula, Nichan sudah mengenalkannya sebagai pacar, jadi dia harus menikah dengannya.Dansekarang aku sudah menganggapnya sebagai cucu menantu.” Jelas nenek.

Yesung tersenyum malu. “Amin. Gamsahamanida, harimoni atas restu dan doanya. Keurom, saya mau membantu Nichan. Permisi.” Sama seperti Nichan, dia langsung menuju dapur.

-=.=-

Didorm lantai 11 hanya ada Kyuhyun. Sungmin pergi ke dorm MBLAQ untuk latihan collaboration stage. Begitu pula Eunhyuk berlatih collaboration stage di gedung SM.

Kyuhyun sedang ada dikamar bermain starcraft. Dia merasa ingin berlatih menyanyi dengan Yesung.

“Ah, disaaat seperti ini kenapa dia malah pergi?” ucapnya.

Sudah biasa kalau Kyuhyun akan meminta Yesung untuk mengajarinya bagaimanacaramenjiwai lagu dengan bagus.

“HYUNG~‼!” teriaknya dari dalam kamar. 5 menit tak ada respon. “DONGHAE HYUNG~‼” teriaknya lagi.

Sekitar 5 menit, Donghae sudah ada dikamar Kyuhyun. “Waeyo?”

“Lamasekali? Mana Wookie?”

“Aku sedang sakit, Kyuhyun-ah. Kau,kan, memanggilku. Kenapa mencari Ryeowook?”

“Aku mau berlatih lagu Beautiful untuk collaboration stage.”

“Tunggu, akan kupanggil Ryeowook.”

Donghae beranjak kembali ke lantai 12 sementara Kyuhyun kembali bermain game. Donghae menuju kamar Ryeowook.

“Wookie,ayolatihan collaboration stage! Kyuhyun sudah menunggu.”

Donghae dan Ryeowook duduk dikasur Kyuhyun.SementaraKyuhyunmasih bermain game. “Kyuhyun-ah, katanya kau mau berlatih? Kami sudah disini.”

“Sebenatar lagi. Tinggal satu level.”

Setelah setengah jam menunggu, akhirnya Kyuhyun menyudahi permainannya.

“Keurom,ayolatihan! Mana lagunya.”KataKyuhyun.

“Kau yang meminta latihan, tapi kau belum menyiapkan bahannya.” Donghae berucap.

“Kukira salah satu dari kalian sudah mendownload.”

Semua terdiam.  “Bagaimana kalau kerumah Nichan saja? Kudengar dia itu beauty.”UcapRyeowook.

“Untuk apa kerumah iblis gadungan itu? kita tinggal download saja,kan?” Kyuhyun menolak

“Benar yang dikatakan Ryeowook.Suara Nichan,kanbagus. Mungkin dia bisa mengajari kita untuk menyanyikan lagunya dengan baik. Apa lagi dia beauty.”

“Suaraku sudah bagus. Untuk apa berlatih dengannya?” katanya tetap menolak.

Donghae dan Ryeowook terdiam. Kalau sang magnae sudah mengambil keputusan akan sangat susah untuk membujuknya mengubah pilihannya.

SementaraKyuhyunmasih berpikir. Sebagian dari dirinya memaksanya untuk pergi ke rumah Nichan. Tapi egonya terlalu tinggi untuk itu.

“Baik, kita kerumah Nichan.” Katanya secara tak sadar.

-=.=-

Yesung memasuki dapur dan mendapati Nichan yang sedang menghangatkan sup kimchi. Yesung mendekatinya. “Butuh bantuan?”

Nichan menoleh. “Bisa ambilkan mangkuk sup untukku?”

Yesung segera mencari mangkuk sup tapi tidak ia temukan. Kebetulan heejin lewat didepannya.

“Noona, aku mencari mangkuk sup, tapi tidak ada.”

“Aah, ambil saja di gudang. Kami jarang memakainya. Kau tau dimana gudangnya,kan, Nichan-ah?”

Lalu heejin berlalu begitu saja.

“Dimana gudangnya?”

“Biar aku saja. Kau tak tahu gudangnya!” ucap Nichan lalu mulai melangkahkan kakinya. Yesung mencegahnya.

“Aku tak mau kau sakit flu berminggu-minggu. Kau itu,kan, alergi debu dan susah sembuh.”

“Kalau begitu kita berdua saja.”

“Kalau berdua, apa kau tak akan terkena debu?”

“Babonikayo. Aku cuman sampai pintu gudang. Kau yang ambil mangkuk supnya.”

Nichan memimpin jalan lalu berhenti di sebuah pintu dekat dengan kulkas. “Masuk dan ambil mangkuk sup yang cukup besar.”

“Kau cukup menunjuk pintu itu, jagi!” kata Yesung sambil mencubit hidung Nichan.SedangNichanterkekeh dan kembali ke kompor.

“Jagi-ya, ini mangkuk supnya.”

“Gomapta!” lalu Nichan menuangkan sup kimchi dari panci.

“Jagi-ya, aku masih menunggu penjelasanmu!”.

Nichan menghela nafas. “Yang dimaksud Heechul Oppa adalah perpisahan antara kita danHankyungOppa.”

-=.=-

Donghae, Kyuhyun, dan Ryeowook sampai dirumah Nichan. Mereka menekan bel pintu dan seorang pelayan membuka pintu.

Mereka bertiga langsung menuju ruang santai. Mereka duduk di sofa.KemudianByulhyunturun dari tangga. Dia melihat mereka. Donghae sudah bersiap menyapa.TapiByulhyunhanya berlalu menuju dapur begitu saja.

“Apa dia memang cuek begitu?”tanyaDonghae heran. “Apa akan ada namja yang mau dengannya?”

“Diamlah! Dia sudah bertunangan.”KataKyuhyuntiba-tiba. Donghae dan Ryeowook.

“Jongmalyo? Dari mana kau tahu?”

“Dia sendiri yang bilang padaku.”

“Kau pernah ngobrol dengannya?”tanyaDonghae heran. Karena yang dia tahu Kyuhyun itu bermusuhan dengan Byulhyun dan malas berurusan dengannya.

Kyuhyun hanya mengakat bahunya untuk menjawab Donghae.

“Tapi kenapa sepi sekali disini?”tanyaRyeowook.

Byulhyun keluar dari dapur sambil membawa segelas jus wortel. Ryeowook mendekatinya. “Byulhyun-ah, bisa panggilkan Nichan?”

“Walau aku memanggilnya 1000 kali dia tidak akan mendengarku.”

“Apa?”

“Dia dan Minra tadi pergi ke rumah Heechul.Adaacara keluarga katanya.”

“Minso mana?”tanyaKyuhyun.

“Kurasa dia sedang di coffees shop yang biasa ia kunjungi, mengerjakan sebuah laporan, dan mungkin ditemani oleh Siwon.”

“SiwonHyung?”tanyaRyeowook tak percaya.

“Kalian tak tahu kalau Siwon dan Minso sering pergi bersama?” Donghae, Ryeowook, dan Kyuhyun menggeleng kompak.

“Kukira kalian tahu. Oh, ya, untuk apa kalian mencari Nichan?Adamasalah?”

“Ani. Kami kesini karena mau berlatih lagu.”

“Kau harus buat janji dulu. Nichan selalu begitu. Lagi pula kalian mau berlatih lagu apa?”

“Beautiful dari B2ST untuk collaboration stage.”

“Aku tahu lagu itu.”

“Byulhyun-ah! Bagaimana kalau kau yang mengajari kami. Waktu itu kau pernah menyanyikannya di restoran waktu itu. dan menurutku suaramu bagus.”  Saran donghae

“Kalian pernah makan bersama? Berdua?”tanyaKyuhyun agak marah.

“Iya, setelah performSJM. Tapi kau ada jadwal denganKRYdanSungminHyungdan Zhoumi pulang ke dorm.”JelasDonghae.

“Dia yeoja sendiri?”

“Aniya. Ada Minso, Nichan, dan Minra juga.”

“Oh.” Respondnya singkat.

“Jadi kau mau mengajari kami?”tanyaDonghae diakhiri senyuman mautnya. Byulhyun hanya menatapnya datar dan berlalu.

Dia melangkah tapi Donghae, Ryeowook, dan Kyuhyun tidak mengikutinya. Byulhyun memutar badannya. “Kalian mau berlatih tidak?”

Kemudian mereka menuju ruang musik. Byulhyun memutar lagu beautiful.Danmenarikan tariannya.

Donghae dan Ryeowook mengamati gerakan Byulhyun dengan serius. Berbeda dengan Kyuhyun. Dia melihat Byulhyun tapi tidak mengamati gerakannya. Dia hanya terlarut dalam penampilan Byulhyun.

Adayang salah dengannya. Dia merasakan jantungnya berdebar. Dia pikir ini karena dia masih marah dengan Byulhyun yang tidak menganggapnya teman. Tapi sebenarnya ada alasan yang lebih kuat dibalik itu.

-=.=-

“Hankyung Hyung?”tanyaYesung masih tidak mengerti.

“Perpisahan dalam konotasinya adalah perpisahan yang akan bertemu dengan waktu yang lama.Dansaat bertemu pasti berpisah lagi.

DanHeechulOppawamil pasti akan pulang.Dansetelah itu kita masih berkumpul dan tinggal lagi di dorm.

KalauHankyungOppa, kita masih bisa bertemu, kalau kita satu acara tapi setelahnya dia tidak akan tinggal di dorm.”

MataYesungsudah berair.MengingatHankyungmemang membuatnya sedih. “Mianhae, mengingatkanmu tentangHankyungOppa. Tapi kau tau arti dari perkataanHeechulOppasebenarnya?” Yesung hanya menggeleng.

“Dia tidak mau super junior kehilangan member lagi. Cukup satu orang saja.Dankita berharap dia akan kembali.”JelasNichan.

Yesung memeluk Nichan. “Semoga dia mau kembali.” Katanya sambil menitikan air mata.

“Dia pasti kembali. Walau tidak kembali, dia tetap bagian dari super junior sampai kapanpun.” Ucapnya menengkan dan mengelus punggungnya.

“Kalian ini!” seru ahjuma.SpontanNichandan Yesung melepas pelukannya.Danmenjadi kikuk. “Kenapa malah berpelukan seperti itu? yang lain sudah menunggu sup kimchi.”

Nichan membawa beberapa mangkuk dan Yesung membawa sup kimchi menuju ruang makan.

-=.=-

“Suaramu sudah bagus, tapi suaramu kurang ceria. Buatlah ceria sedikit!” seru Byulhyun kesal. “Coba ulangi sekali lagi!”

“So beautiful my girl. Oh oh girl. Oh oh girl. Sig..”

“Cobalah memasang wajah ceria. Karena secara alami membuatmu lebih ceria. Cobalah tersenyum!”

Kyuhyun mendesah. Walau terpaksa, akhirnya dia tersenyummanissekali.

Deg..

Byulhyun menahan nafas melihat senyum itu. Jantungnya berdetak cepat. Dia mengalihkan tatapan matanya dari Kyuhyun. “Sekarang coba menyanyi!”

“So beautiful my girl. Oh oh girl. Oh oh girl. Sigani jinado. Nuguboda naega deo deo deo. Neorul akkyeojulge, my girl. modu dan julge. Neo neoege e ege oh oh. Jigeumboda naega deo deo deo, neorul saranghalge my girl. You you you my girl.”

Kyuhyun menyanyi dengan suara dan senyum bagi siapapun yang mendengar dan melihat akan jatuh cinta padanya.

Tapi dia juga bernyanyi sambil menatap tepat di manik mata Byulhyun. Byulhyun tertegun tapi tak bisa melepas pandangan matanya. Seolah tersihir dengan pandangan Kyuhyun dan tenggelam dalam lagu itu.

Selesai menyanyi, Byulhyun dan Kyuhyun masih saling berpandangan. Donghae dan Ryeowook merasa aneh dengan itu.

SementaraSungminyang tadi diminta Kyuhyun untuk datang hanya tersenyum. Sungmin tahu sesuatu yang sudah disangkal Kyuhyun pada dirinya sendiri.

Kyuhyun lalu mengeluarkan evil smirknya. “Tak akan ada orang yang mampu menghindar dari height charisma cho Kyuhyun.” Ucapnya bangga.

Byulhyun tersadar. Dia melihat Donghae dan Ryeowook tertawa pelan.DanSungminyang hanya geleng-geleng.. “Aniya! Aku hanya ingat pada Kimmie. Tadi kau sangat mirip dengannya.”KilahByulhyun.

Raut muka Kyuhyun berubah dingin. Entah kenapa dia selalu merasa marah setiap mendengar nama Kimmie.

Dia lalu berjalan pergi ke luar. Donghae dan Ryeowook hendak menyusul. Tapi dicegah oleh Sungmin.

“Biar aku saja. Kalian berlatih disini saja.” Sungmin lalu menyusul Kyuhyun keluar.

“Kyuhyun-ah!” serunya mencoba menghentikan Kyuhyun. Tapi dia tetap berjalan keluar. “Kyuhyun-ah!”

Sungmin mulai berlari kecil dan menarik lengannya. “Adaapa denganmu?”tanyaSungmin sedikit emosi.

Kyuhyun terduduk lesu. “Mollayo. Aku hanya merasa marah.”

Sungmin ikut duduk disampingnya. “Apa kau menyukainya? Apa kau cemburu pada orang yang bernama Kimmie itu?”

Kyuhyun hanya menatap Sungmin antara bingung, marah, dan tak percaya. Kyuhyun lalu menundukan wajahnya dan mengacak-acak rambutnya.

“Kau menyukainya, Kyuhyun-ah! Aku tahu itu. Jangan bohongi dirimu sendiri.”

Kyuhyun berdiri dan mulai emosi dan berteriak pada Sungmin. “KAU TAUAPA?? YANGKUSUKAITUMINSOBUKANBYULHYUN‼”

Sungmin melihat ke belakang punggung Kyuhyun. “Byulhyun-ah!” kata Sungmin pelan. Kyuhyun menoleh kebelakang. Dia kaget mendapati sosok Byulhyun.

“Byulhyun-ah??‼”

 

-=.=- T.B.C -=.=-

Advertisements