Tags

 

Kyuhyun dengan sigap menahan tubuh Byulhyun supaya tidak jatuh. Dia segera menggendongnya dan memasukannya kedalam mobil.

Kyuhyun bingung harus melajukan mobilnya kemana. Tak mungkin dia membawa Byulhyun kedalam dorm. Segera, dia melajukan mobilnya ke UGD.

“Kimmie-ya! Mianhae. Jongmal mianhae.” Igaunya. Kyuhyun langsung menoleh kearah Byulhyun. Tapi ia kembali memfokuskan pikirannya ke jalan raya.

“Kimmie-ya bogoshipo.” Igau Byulhyun lagi dengan lirih. Dengan segera Kyuhyun meremas stir mobilnya. Dia merasakan sesak didadanya. Sejenak ia ingin menemui Kimmie lalu menghajarnya habis-habisan.

10 menit kemudian mereka sampai di UGD. Kyuhyun langsung mengeluarkan Byulhyun dan membawanya masuk ke UGD. Saat Kyuhyun merebahkan tubuh Byulhyun di kasur UGD, 2 suster langsung mengerubunginya. Kyuhyun menunggu hingga suster itu memeriksa Byulhyun.

“Bagaimana keadaannya?” tanya Kyuhyun begitu suster itu selesai memeriksa Byulhyun.

“Dia hanya kelelahan. Dan dia sedikit shock. Apa dia mendapat kabar yang mungkin mengejutkan untuknya?” Kyuhyun terlihat berpikir. Dia tak tahu jawabannya.

“Mollayo. Saat saya bertemu dengannya dia terlihat shock dan langsung pingsan.”

“Begitukah? Kalau begitu dia hanya butuh di infuse saja.” Ucap suster itu. Kyuhyun hanya mengangguk.

Tak lama seorang suster datang sambil membawa sebotol infuse. Kemudian dipasangkan infuse itu pada Byulhyun.

“Infusenya sudah saya pasang. Mungkin nanti malam sudah habis dan diperbolehkan pulang. Keurom saya permisi.” Kyuhyun hanya bisa mengangguk. Lalu melihat jam tangannya.

“Sudah jam 4. Nanti aku ada schedule dan rencanaku untuk tidur rusak gara-gara yeoa primitive itu. otthe?”  Kyuhyun berbicara sendiri.

“AH! Bahta!” kemudian dia mengeluarkan ponsel LG Lollypop biru miliknya dan menelepon seseorang. Sesudahnya dia langsung pergi meninggalkan Byulhyun yang bahkan belum sadar.

– –

*GedungKBS*

Setelah mengatakan itu Yesung hanya menuduk, meratapi nasibnya nanti. Ryeowook yang mengerti hanya mengelus-elus punggungnya. Setelah fokus kamera tak lagi padanya, Yesung menoleh kearah Nichan duduk.

Tapi dia tak menemukan Nichan disana. Wajahnya terlihat cemas. Hingga corner-nya selesai, dan PD menyuruhnya untuk istirahat.

“Kau kenapa, Hyung?” tanya Ryeowook.

“Nichan menghilang. Apa dia marah padaku?”

“Untuk apa marah, Hyung? Mungkin dia pergi ke toilet.” Setelah mendengar itu, Yesung langsung pergi ke toilet. Ia menunggu hingga orang didalam keluar.

Kemudian seorang yeoja keluar.TernyataNichan. Dia kaget melihat Yesung ada didepan pintu. Sakit di dadanya mulai menyerang lagi, walau tadi sudah mereda. Matanya mulai memanas tanda siap menumpahkan airmata.

Tapi sekuat tenaga dia menahan tangis. Dia menggepalkan tangannya kuat-kuat.

“Oppa kenapa ada disini?”

“aku mencarimu.”

“Aku ketoilet.”

“Kau menangis, kan? Matamu merah begitu.”

“Aniyo. Aku hanya… kau tahu, kan, kalau mataku gampang iritasi.”

“Bohong!” tegas Yesung. Nichan hanya menghela nafas.

“Mendengar langsung lebih sakit dari pada membaca postingannya.” Aku Nichan sambil meneteskan airmata. Yesung langsung memeluk Nichan. “Mianhae.” Bisiknya tepat di telinga Nichan.

Nichan melepaskan pelukannya. Dia menggenggam tangan Yesung. “Kau tak perlu minta maaf padaku. Kau tak salah. Lagipula kau menyukainya sebagai idola, kan?”

“Tapi…”

“Aku tak apa.” Ucap Nichan sambil tersenyum.

“Andai aku bisa mengatakan pada dunia kalau aku memilikimu. Kau juga milikku. Dan kau adalah hal yang paling berharga dan kucinta.” Ucap Yesung sambil menarik Nichan kedalam pelukannya lagi. Kali ini Nichan membalas pelukannya.

“Suatu hari kau pasti bisa melakukannya.”

“Jagi, Aku berjanji akan melakukannya dihadapan semua orang. Itu janjiku padamu.” Ucap Yesung sambil melepaskan pelukannya. Nichan tersenyum dan menangguk.

“Tapi kau harus sabar menunggu, ya!” jawab Yesung sambil terkekeh.

“I always waiting for you, Oppa. Even if I have to wait forever.” Jawab Nichan lalu tersenyum.

“He? Apa maksudnya?” tanya Yesung tak mengerti. Saat Nichan mau menjawab terdengar lagu Duli Hana dari Lyn.

= = = C K Hyun = = =

“Kyu? Kenapa dia menelepon?” tanya Nichan. Lalu segera mengangkat telepon dari Raja Iblis itu.

“Yoboseo.”

“Nichan-ah! Byulhyun pingsan! Dia ada di…”

“Pingsan? Kok bisa?” potong Nichan panik. Yesung ikut panik walau tak tahu siapa yang pingsan

“Molla. Kata suster dia shock dan kelelahan. Kau cepatlah kesini! aku mau pulang ke dorm ada schedule!”

“Kau bawa dia kemana?”

“Di UGD Gyeonggi dekat danau Ilsan.”JelasKyuhyun. Nichan langsung memutuskan sambungan telepon.

“Siapa yang pingsan, jagi?” tanya Yesung.

“Byulhyun.” Jawab Nichan singkat terlihat berpikir.

“Byulhyun? Kok yang mengabari malah Kyu, sih?”

“Molla. Oppa maaf aku harus ke Gyeonggi sekarang. Aku tak bisa menemanimu lagi.”

“Gwaenchana!Sana!TemaniByulhyun! Kalau ada perlu, telepon aku, ya!”

“Tapi kau sibuk.”

“Ini schedule terakhirku hari ini.”

“Ya sudah. Aku pamit ya!” pamit Nichan. Lalu dia segera pergi. Sebelumnya dia kembali ke ruang tunggu untuk mengambil tasnya. Setelah mendapatkan tasnya dia mengsms Minso.

To        :Minso

From    :Nichan

So-ya! Pergilah ke UGD Gyeonggi. Byulhyun pingsan dan dilarikan kesana oleh Kyuhyun! Aku sedang dalam  perjalan kesana.

Setelah mengsms itu, dia langsung menuju parkiran dan melajukan BMW 7 series putih miliknya menuju UGD Gyeonggi.

– –

*RuangGantiSuperJunior*

Yesung, Yoseob, dan Yesung sedang bersiap untuk pulang. Joon sudah pergi karena akan ada show bersama member MBLAQ yang lain.

“Hyung, Nichan pergi kemana?” tanya Ryeowook pada Yesung di ruang tunggu.

“Dia pergi tadi.” Ucap Yesung santai.

“Dia marah padamu, Hyung?” ucap Ryeowook yang berpikiran Nichan cemburu karena perkataannya tadi.

“YesungHyungbertengkar dengan Nichan?” tanya Yoseob.

“Aniyo. Dia pergi karena Byulhyun pingsan dan dilarikan ke UGD.”

“Pingsan? Byulhyun bisa pingsan juga?” tanya Ryeowook polos.

“Kujamin kalau disini ada Nichan, aku tak tahu apa yang terjadi denganmu, Wookie.” Timpal Yesung sambil geleng-geleng. Ryeowook hanya terkekeh.

“Kau tau siapa yang membawa Byulhyun ke UGD?” tanya Yesung penuh misteri. Ryeowook hanya menggeleng.

“Cho-Kyu-Hyun.”

“JEONGMALYO??” tanya Ryeowook memastikan. Yesung hanya mengangguk.

“Kenapa Kyu bisa bersama Byulhyun? Apa yang mereka lakukan?” tanya Ryeowook. Yesung hanya mengangkat bahunya tanda tak mengerti.

“Bukannya Kyuhyun suka pada Minso?” gumam Ryeowook.

“MWO?? Kyuhyun suka pada Minso?” tanya Yesung minta penjelasan pada Ryeowook. Ryeowook terlihat menyesal. Mungkin dia keceplosan.

“KataSungminHyung, Kyuhyun menyukai Minso. Dan sudah jadi rahasia KyuMin dan Siwon Hyung. Tak tahu juga sih.”JawabRyeowook.

“Hahaha… ternyata perkataan Ji Suk Jin Hyung di Yeo You Man Man benar. Kalau member super junior tidak ada yang bisa jaga rahasia.” Timpal Yoseob sambil tertawa kecil. Sementara wajah Ryeowook dan Yesung berubah muram.

“Ka.. kalian tidak suka kalau aku menonton acara kalian?”tanyaYoseob merasa bersalah. Yesung menggeleng.

“Saat acara itu masih adaHankyungieHyung.” Jawab Ryeowook lesu.

“Ingat saat-saat indah itu, ya, Wookie?” kata Yesung sambil mengingat masa-masa 2 tahun silam.

Yesung dan Ryeowook mulai mengingat masa-masa itu. dimana mereka masih bisa berkumpul bersama.

“Kita masih bersama.” Ujar Yesung pada akhirnya.

“Ne. Walau Kibum sibuk. Setidaknya saat itu masih ada Kangin Hyung yang belum wamil dan masih ada Hankyung Hyung yang belum pergi mencari kebahagiannya.”TimpalRyeowook. Yoseob memasang wajah sedih. Mencoba merasakan kesedihan para Hyung-nya.

“Aku merindukan Hankyung. Sebenarnya aku tak suka kalau dia pergi. Tapi mau bagaimana lagi? Dia ingi bahagia. Masa kita larang?” ujar Yesung tak jelas pada siapa.

“Ne. setidaknya dia bahagia sekarang.” Ujar Ryeowook sambil tersenyum.

“Kau ingat? Setelah kita recording, kita makan-makan bersama di babtol?”

“NeHyung! Mana mungkin aku lupa? Kau menyuruhku membangunkan Kyuhyun yang kau taulah kalau dia dibangunkan seperti apa?” Ryeowook teringat saat dia mencoba membangunkan Kyuhyun yang langsung mendapat lemparan apa saja yang ada dimeja kecuali PSPnya.

“Dan saat itu aku baru sadar, kebiasaan Heechul Hyung yang selalu datang terlambat bisa menjadi hal terindah dalam hidupku.” Ujar Yesung berlibahan.

“Kok bisa, Hyung?” tanya Yoseob tertarik dengan percakapan mereka.

“Ah, itu karena Heechul Hyung membawa yeoja yang ternyata sepupunya ke acara itu yang sebenarnya hampir selesai.”JelasRyeowook.

“SepupuHeechulHyung?” Yoseob minta penjelasan. Ryeowook dan Yesung mengangguk kompak.“KAU SELINGKUH DARI NICHAN NOONA YA??!” teriak Yoseob.

– –

*UGD Gyeonggi*

Byulhyun belum sadarkan diri. Tak lama Minso datang. Sementara Nichan belum sampai. Minso memeriksa keadaan Byulhyun.Danakhirnya ia sadar, tidak ada tas milik Byulhyun.

“Kimmie-ya..” Byulhyun mengigau. Minso langsung mengalihkan perhatiannya kepada Byulhyun.

Tak lama Nichan datang. “Bagaimana keadaanya?” tanyaya pada Minso. Minso hanya mengangkat bahunya.

“Kenapa Byulhyun bisa pingsan? Dia tidak pernah pingsan sebelumnya, kan?”

“Mollayo. Mungkin Kyuhyun tau. Dia yang membawa Byulhyun kesini.”

“Kyuhyun? Kenapa Byulhyun bisa bersama Kyuhyun? Merekakan musuh.”

“kenapa kau bertanya selalu padaku, So-ya? Aku bukan narasumber. Tanya saja yang sedang pingsan. Diakan narasumbernya.” Jawab Nichan jengah.

“Kaukan yang menyuruhku kesini. lagipula dia masih pingsan. Bagaimana aku bisa bertanya padanya, Chan-ah?”

“Aku memang yang menyeruhmu. Yang menyuruh belum tentu tau semuanya.Tanyasaja kalau nanti dia sadar.” Jawab Nichan sambil mengeluarkan iPod miliknya.

“Tapi aku mau tau jawabannya sekrang, Chan-ah!” kata Minso merengek. Terlambat, karena Nichan sudah memakai iPod dan dia akan pura-pura tidak dengar.

“Kalian berisik! Aku jadi tidak bisa istirahat.”

Nichan dan Minso langsung menoleh ke sumber suara yang rupaya Byulhyun.

“Kau sudah sadar?” tanya Minso.

“Kurasa kau tak membutuhkan jawaban,PrincessShin.”JawabNichan. Byulhyun hanya memutar bolamatanya.

“Kambuh lagi, deh! Awas kalau kalian tiba-tiba akur lagi.”

“Memang mau kau apakan?” tantang Nichan.

“Hyunnie-ah! Lupakan calon iblis ini. Kau kenapa bisa pingsan?Dankenapa kau bisa diantar  oleh Kyuhyun?” sela Minso sambil mendorong Nichan pelan.

“Kyuhyun?” Byulhyun mulai mengingat hal terakhir yang ia lakukan. “Yang kau maksud Cho Kyuhyun?”

“Siapa lagi?” balasa Nichan dan Minso kompak.

“Aku tak tahu kalau tentangChoKyuhyun… tapi kalauKim… tadi kau bilang apa? Cho Kyuhyun yang membawaku kesini?” entah kenapa hati Byulhyun senang mendengar fakta kalau Kyuhyun yang membawanya kesini.

“Kau tak tahu?” tanya Nichan curiga. Byulhyun hanya menggeleng sambil duduk diranjang.

“Lalu kenapa Kyuhyun yang membawamu?” tanya Minso.

“Babo! Byulhyun saja tak tahu kalau Kyuhyun yang membawanya. Kau malah tanya kenapa.” Sela Nichan kesal. Minso hanya memutar bola matanya.

“Jadi apa kau tahu kemungkinan kau pingsan?” tanya Nichan. Byulhyun terlihat sedikit shock. Dia mencoba mengingat ulang kejadian tadi.

“Aku…” ucapnya terbata.

“Iya. Kau kenapa?” Nichan mulai tak sabar.

“Kimmie…”

“Kimmie?Adaapa dengan Kimmie?” Nichan mulai tak mengerti.

“Kimmie meninggal?” tanya Minso setengah berbisik. Nichan kaget lalu menatap Minso dengan bengis. Sementara Byulhyun hanya menggeleng lemah.

“Kau diamlah! Byulhyun-ah, bicara yang jelas dan lengkap! Jangan sepotong dan berubah-ubah!”

“Aku bertemu dengan Kimmie‼”

– –

*RuangGantidi KBS*

Seusai Yoseob berteriak, Yesung segera menutup mulut Yoseob dengan tanganya.

“Kau ingin semua orang tahu hubunganku dengan Nichan, ya?” Yesung berbisik kesal pada Yoseob.

“Bukan begitu Hyung. Hanya saja… kau selingkuh denganNichanNoona, ya?” Yoseob mencoba membela dirinya.

“Jangan panggil dia noona! Kesannya dia sudah tua!” sela Ryeowook.

“Tapi aku ingin memanggilnya Noona. Supaya aku terkesan lebih muda.Ayo, Hyung! Cepat jawab! Kau selingkuh, ya?”

“Siapa yang selingkuh?” tanya Ryeowook.

“Kau berpacaran dengan Nichan noona, tapi malah keasikan dengan yeoja lain atau sepupuHeechulHyungitu.” selesai mengatakan itu, Ryeowook dan Yesung tertawa kencang.

“Menerutmu siapa sepupuHeechulHyungitu?” tanya Yesung masih dengan tertawa.

“Memang siapa?” tanya Yoseob bingung.

“Sepupunya itu…” kata Ryeowook menggantung

“Park-Ni-Chan.” Setelah itu Yoseob meminta maaf pada Yesung karena menuduhnya dan segera keluar dari ruang ganti.

–  –

Kyuhyun sedang menuju perjalanan ke apartemennya. Tapi sebelumnya dia mampir ke toko game untuk membeli kaset update-an terbaru dari Thousand Years, Sudden Attack, Starcraft dan Diablo.

Setelah mendapatkan kaset-kaset itu yang butuh merogoh saku cukup dalam, dia pulang ke dorm. Dia memarkirkan mobilnya di basement lalu masuk lift dan menekan angka 11.

Setelah memasuki dorm ia langsung masuk kamar. Kemudian masuk ke kamar mandi. Selesai mandi ternyata Ryeowook dan Yesung sudah pulang dari schedulenya.

“Wookie, buatkan aku soondae gook!” perintahnya.

“Soondae gook?”

“Ne, palliwa!”

“Tapi butuh berjam-jam untuk memasaknya, kyuhyunnie!”

“Ya sudahlah. Masakan nasi goreng kimchi.” Kemudian Kyuhyun pergi dari area dapur. Setelah berpakain lengkap dia menggeledah tasnya untuk mencari kaset game yang baru dibelinya.

Ternyata kaset gamenya tertinggal di mobil. Dengan malas dia beranjak dari kasur dan menuju basement. Saat masuk ke dalam lift dia bertemu dengan Heechul.

Mereka tak saling menyapa. Heechul menunggu Kyuhyun menyapanya duluan. Tapi tak ada yang mau menyapa duluan. Mereka tetap asik dengan kegiatan masing-masing. Kyuhyun dengan PSP sementara Heechul dengan iPhonenya.

Pintu lift terbuka. Sebelum keluar Heechul menjitak kepala Kyuhyun. “Magnae kurang ajar!” katanya. Kyuhyun hendak membalas namun pintu lift sudah tertutup lagi dan siap mengantarnya ke basement.

Sesampai dibasement, Kyuhyun segera menuju mobilnya. Dia mengambil kaset yang tadi ia taruh di jok belakang. Saat melihat di jok depan sebelah kursi kemudi, dia menemukan tas hijau.

“Tas siapa ini?” tanyanya tak lebih pada dirinya sendiri. Kemudian dia mengambil tas Byulhyun dan membawanya ke dorm lantai 11.

“Kyuhyun-ah, kenapa kau membawa tas wanita?” tanya Yesung setelah Kyuhyun masuk ke dalam dorm. Tapi dia tak menjawab dan langsung masuk ke kamarnya.Dansudah ada Sungmin yang sedang bermain gitar pink yang pernah ia pakai di ‘Flower Boys Generation’

“Kau membawa tas milik siapa, Kyu?”

“Yeoja primitive.” Jawabnya singkat. Ia melemparkan tas Byulhyun kekasurnya.Dansegera menginstall game yang baru ia beli. “WOOKIEHYUNG‼BAWA MAKANANKU KE KAMAR‼” teriaknya.

Tak lama Ryeowook masuk dengan sepiring nasi goreng kimchi dan segelas susu cokelat. “Kenapa susu cokelat? Tidak sehat. Susu putih lebih sehat!” ucapnya tanpa menengok kearah Ryeowook.

“Lalu?” tanya Ryeowook belum mengerti maksud Kyuhyun.

“Buatkan susu putih untukku!”

“Chankaman.”UjarRyeowook. Saat hendak membuka pintu, ia kembali dan duduk disebelah Sungmin.

“Hyung, kau mau minum susu ini? Tidak ada yang minum susu ini. Aku danYesungieHyungsudah minum susu.”

“Baiklah. Taruh saja di meja, akan aku minum nanti. Gomawo ya Wookie.” Ucap Sungmin sambil tersenyum lalu melanjutkan aktifitasnya.

“Cheonmaneyo, Hyung.” Balas Ryeowook sambil tersenyum manis.

“Wookie, paliwa!” regek Kyuhyun. Ryeowook segera kembali kedapur dan membuat susu putih untuk Kyuhyun.

“Ini untukmu Kyu.” Setelah memberikan Kyuhyun susu putih dan mengambil gelas kosong bekas Sungmin, Ryeowook kembali kedalam dapur.

Selesai mengisntall beberapa game dan mengahabiskan makannannya, Kyuhyun langsung bermain PSP dikasurnya diiringin suara gitar dan nyanyian merdu dari Sungmin.

Sekitar 3 jam bermain, ia mematikan PSPnya. Sebenarnya karena baterainya habis. Lalu ia duduk disebelah Sungmin yang sudah tertidur. Dan langsung membangunkannya.

“Sungmin-ah irrona‼” katanya sambil menggoyang-goyangkan badan Sungmin.

“Wae?” ucap Sungmin setengah sadar.

“Tak apa.” Ucap Kyuhyun tanpa bersalah. Sungmin segera kembali tidur.

“Minnie apa nanti malam aku ada jadwal?”

“Tidak ada kurasa.” Ucapnya. Sekarang rasa kantuknya sudah hilang entah kemana. Kyuhyun hanya tersenyum. Misinya berhasil utuk membuat Sungmin tidak mengantuk lagi.

Matanya tak sengaja melihat tas Byulhyun. Ia tertarik untuk menggeledah tas Byulhyun. “Minnie!” ucap Kyuhyun dengan berbisik. Sungmin menoleh kerahanya. Kyuhyun sedang menunjuk tas Byulhyun dengan tersenyum jahil. Karena sudah tertula sifat jahil Kyuhyun, Sungmin-pun setuju untuk menggeledah tas Byulhyun.

Kemudian mereka berdua menggeledah tas milik Byulhyun. Hal yang menarik perhatian adalah sebuah benda yang sangat familiar dimata mereka. PSP.

“PSP?” tanya sugmin ragu. Kyuhyun langsung membuka tas PSP dan membukanya. Ternyata benar memang PSP.

“Yeoja primitive seperti dia bisa mengenal PSP??” tanya Kyu.

“Berarti dia tidak primitive karena mengenal PSP.” Ledek Sungmin pada Kyuhyun. Dia tak mendengarnya karena sedang bermain PSP milik Byulhyun.

“Payah! Isinya hanya game perempuan. Isinya hanya bermain musik dan menari.”CibirKyuhyun.

“Ayokita lanjutkan penggeledahannya.” Kemudian mereka melanjutkan menggeledah. Dan menemukan buku agenda milik Byulhyun. Setelahnya buku gambar yang mereka temukan.

“Wah, dia berbakat.” Ucap Sungmin takjub tatkala mendapati lukisan Byulhyun yang sangat indah. Terakhir mereka menemukan HP anycall haptic pop putih  dan dompet.

Adabeberapa uang sepuluh ribu won disitu. Kyuhyun kemudian melihat beberapa foto yang ada didompet.

“Aneh. Phonebook di hpnya hanya Nichan, Minso, Minra, telepon rumah Nichan, dan beberapa sekolah. Tidak ada Kimmie ataupun keluarganya. Menurutmu aneh tidak?” ujar Sungmin setelah memeriksa haptic pop milik Byulhyun.

“Jeongmalyo? Kalau itu aneh sekali. Coba kulihat.” Kyuhyun langsung memeriksa haptic pop Byulhyun. “Benar. Tidak ada di kontaknya. Dan galerinya kosong kecuali memo pengingat.”

“Didompet ada tidak?” tanya Sungmin.

“Hanya ada foto dan beberapa kartu nama dan kartu atm.”UjarKyuhyun. Sungmin merasa tertarik dengan foto. “Coba kulihat fotonya.”

Kemudian mereka berdua melihat foto foto. Ada foto mereka bertiga. Nichan yang hanya tersenyum, Minso dengan gayanya yang girly dan Byulhyun dengan eksrpesi datar. “Apa ini? Foto saja tanpa ekspresi.”CibirKyuhyun.

Kemudian ada foto dirinya sendiri saat SMA. berbeda dengan Byulhyun yang selama ini mereka tahu. “Yeoppona.”SalutSungmin.

“Apanya yang cantik?” kata Kyuhyun. Tapi mau tak kamu sebenarnya ia mengakui bahwa Byulhyun cantik saat itu. dan cukup sukses membuat jantungnya berdetak cepat.

“Hanya 2?” tanya Sungmin. Kyuhyun mencoba mencari seditail mungkin dan akhirnya menemukan satu foto yang disembunyikan sangat rapat. Hampir tak bisa ditemukan kecuali yang menyimpan.

“ini…” lirih Sungmin. Bagaimana tidak? Foto itu adalah seorang yeoja dan namja duduk berdua di bangku taman dan mereka terlihat sangat romantis. Keduanya memamerkan cincin ditangan kiri mereka. Jelas kalau itu cincin pasangan dan jelas wanita itu adalah Byulhyun.

Kyuhyun menggenggam kuat-kuat tangan kanannya. Rasa amarahnya keluar begitu saja saat melihat foto itu. dia melihat lekat kefoto namja itu.

“Apa mungkin ini yang bernama Kimmie?” tanya Sungmin pelan. Ia melirik kearah Kyuhyun. Dan dia baru bisa merasakan aura monster ada pada diri Kyuhyun. Sungmin menelan ludah susah payah.

“Kimmie?” tanyanya dengan nada sinis dan juga meremehkan. “kalau benar itu Kimmie.” Ujarnya dengan nafas menahan amarah.

Kemudian dia menambahkan kata-kata yang membuat nyali Sungmin menghilang.

“Tak akan kubiarkan dia hidup tenang setelah ini. Kupastikan dia MATI‼”

Advertisements