Tags

Nichan sudah pulang dari Vancouver. Sekarang dia sedang ada didalam mobil menuju rumahnya. Kemudian dia menelepon seseorang.

“Yoboseo.” Jawab orang diseberang.

“Anyeong,WookieOppa.”

“Ah, kau. Jigeum oddieya?”

“Aku perjalanan kerumah.”

“Kau sudah di Korea?”

“Ne.Oppa, laporannya mana?”

“Ah. Dia baik baik saja. Dia makan teratur dan tidurnya cukup.”

“Dia tidak sakit, kan?”

“Ani. Hanya sedikit lelah. KarenaKRYsering tampil.”

“Kau jagalah leader KRYmu itu. bilang kalau lelah suruh istirahat. Kalau terlalu lelah dia akan sakit.”

“Arraso. Nichan-ah, temuilahYesungHyung! Aku pusing mendengar dia curhat dengan kura-kuranya karena tak bertemu denganmu dan tak ada kabar.”

“Kalau aku melakukan itu, kau tak akan bisa tidur nyenyak. Apa kalian akan ada jadwal bersama setelah ini?”

“Ne. kami akan recording untuk Oh My School jam 4 sore nanti.”

“Ya sudah.Titipsalam untuk yang lain, ya? Anyeong!” kemudian telepon mereka terputus. Dia lihat jam yang ada dipergelangan tangan kanannya yang menunjukan 13.29. kemudian diambilnya BB torch putih miliknya. Dan kemudian mengetikan sesuatu.

*GedungKBS*

Yesung dan Ryeowook sedang berada didalam mobil menuju gedungSBS. Setelah menutup telepon, Yesung terbangun tepat saat mobil mereka berhenti didepan gedungSBS

“Siapa yang telepon?”

“Ah, bukan siapa-siapa. Hanya orang yang mencari kabar. Wae?”

“Aku hanya merasa kalau ada yang membicarakanku.” Jawab Yesung yakin. Kemudian mereka masuk kedalam ruang tunggu. Sudah ada Yoseob B2ST dan Lee Joon MBLAQ.

“Anyeonghaseyo, hyungdeul!” sapa mereka kompak. Kemudian Yesung dan Ryeowook duduk disofa.

Yesung membuka aplikasi BBM dari BB torch merah miliknya. Ada satu pesan masuk untuknya. Seketika senyumnya mengembang.

Naneun Kkomayeyo  : Oppa, aku sudah diKorea sekarang. Miss me?

Nan Babonika             : Jinja?

Nan Babonika             : Neomu bogoshipo, kkoma. Kenapa tak pernah memberi kabar?

Naneun Kkomayeyo  : Ne.

Naneun kkomayeyo   : Nado bogoshipoyo.

Naneun Kkomayeyo  : Mian. Aku sangat sibuk. Jigeum eoddiya?

Nan Babonika             :Di KBS. Wae? Kau mau kesini?

Naneun kkomayeyo   :Hanya tanya saja.

Naneun Kkomayeyo  :BaboOppa, apa kau mau bertemu?

Nan Babonika             :Keuromyo!

Nan Babonika             :Jagi, off dulu ya! Ada GR singkat. Ppoppo ….

Yesung tersenyum manatap layar handphonenya. Ryeowook yang tahu perubahan itu langsung bertanya.

“Dari Nichan?” mata Yesung langsung melotot. Karena mereka tak berdua disini.

“Nichan itu siapa, Hyung? Apa dia yeojachingumu?” tanya Yoseob. Yesung terlihat gugup.

“Nichan itukan kakaknya Nichkun. Benar tidak?” tanya Joon.

“Namanya saja yang sama. Orangnya berbeda Joon-ah!” jelas Ryeowook.

“Apa dia pacarmu, Hyung?” tanya Joon.

“Akuilah, Hyung! Sudah banya idol yang punya kekasih. Aku juga punya, Hyung!” Yoseob menjelaskan.

“Jinja?” tanya YeWook bersama.

“Yonghee.LeeYongheenamanya.” Yoseob menjelaskan berbangga.

“Kau sudah berpacaran dengan Yonghee?” tanya Joon tak percaya

“sudah 2 minggu.”

“Kenapa Yonghee tak cerita padaku?”

“Itu karena kau Oppa yang buruk untuk Yongheeku.” Jawab Yoseob sambil terkekeh.

“Aish. Sudahlah. Akan ku interogasi dia sehabis ini.”

“Hyung, dia yeojaku.”`

“Dia yeodongsaeng kesayanganku. Ah Bahta, aku lupakan. Jadi siapa Nichan?”

“Dia yeojaku. Jangan bilang orang lain!” ancam Yesung.

“Hyung juga sama! Jangan bilang orang lain” Yoseob juga membuat janji.

“Ne. aku janji.Ayokita GR! Sudah ditunggu PD-nim, kan?”

~

Minso duduk dihalte menunggu bus yang akan mengantarkannya ke apartement onnienya. Kemudian dia melihat ford santa FE hitam berhenti didepannya. Kaca mobilnya terbuka. Munculah sosok pemilik mobil itu.

“Anyeong, Minso-ya! Kau mau kemana?”

“Aku mau ke apartement onnieku. Wae, Kyuhyun-sshi?”

“Masuklah! Akan aku antar.”TawarKyuhyun.

“Apa tidak merepotkanmu? Jadwalmukanpadat.” Tolak Minso halus.

“Schedulleku sudah selesai. Jadwal selanjutnya nanti jam 8 malam. Ayolah, sebelum banyak yang mengenaliku. Ppaliwa!” akhirnya Minso mengiyakan ajakan Kyuhyun.

“Yakin sekali kalau kau seterkenal itu.” ucap Minso sesaat setelah memasuki mobil Kyuhyun.

“Aku adalah member terbaik dari Super Junior.Danaku memiliki fans terbanyak dari pada yang lain. Kau tak percaya?” Kyuhyun berbangga

“Mitgoshipda. Tapi rasanya tak mungkin. Kalau kau terkenal jadwalmu pasti padat sekarang!” jawab Minso dengan nada sedikit meremehkan.

“Kau ini! Sepertinya kau tertular sifat Nichan!” Minso hanya terkekeh untuk menanggapi celotehan Kyuhyun.

“Pegopa! Boleh aku makan siang dulu? Tadi aku tidak sarapan.” Celetuk Kyuhyun tiba-tiba.

“Jinja? Kau tidak sarapan? Sarapan itu penting, Kyuhyun-sshi! Lalu darimana kau dapat tenaga kalau tidak sarapan?”

“YA! Kenapa kau malah seperti eomma? Jadi boleh tidak?”

“Apanya?”

“Makan siang.”

“Baiklah. Itu didepan ada resto milik Nichan. Kita makan disana saja.” Kemudian Kyuhyun membelokan mobilnya menuju restoran yang Minso tunjukan. Ternyata disana ramai. Walau belum buka. Tapi sudah banyak orang yang antre.

“Apa tidak apa-apa? Banyak pengunjungnya. Bagaimana kalau ketahuan?”

“Parkirkan mobilmu di dalam!” perintah Minso. Kyuhyun menuruti perkataan Minso. Selesai memakirkan mobil mereka keluar. Minso mendekati pitu yang bertuliskan ‘STAFF ONLY’ kemudian membuka pintunya. Kyuhyun hanya mengikuti Minso dari belakang. Kemudian mereka sampai didapur. Ada 10 koki disana.

“Anyeonghaseyo, Agesshi!” sapa mereka. Sementara Minso hanya tersenyum ramah pada mereka. Kemudian mereka keluar dari dapur. Mereka bertemu dengan manager Hwang.

“Anyeonghaseyo, Shin agesshi!” sapanya.

“Anyeong, Manager Oh. Meja untuk 2 orang.”

“Apa mau menggunakan tempat Presdir Park?”

“Exactly! Aku membawa member Super Junior.” Jawab Minso sambil menunjuk Kyuhyun.

“Oh. Super Junior berkunjung lagi? Kalau begitu saya ucapkan selamat datang.” Katanya sambil membungkuk dalam. “Kalau begitu, mari kutunjukan jalannya.”

Kemudian mereka duduk di tempat yang tertutup. Ruangan ini memang sudah di siapkan oleh Nichan, kalau mereka akan berkunjung bersama member super junior atau Shinee. Jadi mereka tak perlu repot menggunakan penyamaran dan makan dengan nyaman.

Minso memesan salad. Kyuhyun memasan yang biasa Minso pesan. Kerena ia tak tahu makanan apa yang enak. Setelah memesan Minso mengirim pesan pada eonnienya kalau dia akan terlamabat.

“Jadi, kau khawatir kalau aku tak sarapan?” Kyuhyun membuka suara.

“tentu saja.” Jawab Minso singkat.kyuhyun tersenyum. “Tidak hanya padamu. Aku juga akan khawatir kalau member yang lain tidak sarapan, Nichan dan Byulhyun juga.” Seketika senyum Kyuhyun hilang.

Merasa bosan, Minso meraih BB pink miliknya. Kemudian ia membuka aplikasi BBM. Ada beberapa pesan untuknya. Satu diantaranya adalah pesan dari Siwon.

I am CSW       : Anyeong, Min-ah. Kau sedang apa?

Princess Shin   : Anyeong, Siwon-ah! Aku sedang membalas BBM-mu. Kau?

I am CSW       : Nado.

I am CSW       : Sebenarnya, aku sedang akan makan siang.

Minso terkejut. “Jam berapa ini? Jam segini baru makan siang? Memang perutnya punya cadangan makanan apa?” gerutunya sambil tetap mengetik di keypadnya. Kyuhyun hanya mengamatinya.

“Reaksinya tadi tak seheboh itu.” cibirnya dengan suara sepelan mungkin. Minso tidak mendengarnya dan asik ber-BBM-an.

Princess Shin   : MWO??

Princess Shin   : Kau baru mau makan siang?

Princess Shin   : Sudah jam berapa ini? Sudah bukan waktunya makan siang,PrinceChoi!

I am CSW       : Sejak kapan kau memanggilku ‘PrinceChoi’?

I am CSW       : Idol group tidak punya jadwal tetap.

I am CSW       : Waktu sarapanpun bisa jadi satu dengan makan malam.

Princess Shin   : hanya ingin memanggilmu begitu saja.

Princess Shin   : Kau tak sarapan tadi?

I am CSW       : Tidak sempat.

I am CSW       : Aku juga belum tidur.

I am CSW       : Kalau diakumulasikan baru 1 jam.

Princess Shin   : Makanlah yang banyak supaya punya energi.

Princess Shin   : Setelah itu tidurlah sebentar!

Minso meletakan hapenya dimeja. Saking asiknya dia tidak menyadari bahwa makanan sudah datang. Makanan yang ada di piring Kyuhyunpun sudah hampir kosong.

“Kau makan cepat sekali?” kata Minso sambil menyendokan sesuap salad dimulutnya.

“Bukan aku yang cepat. Tapi kau yang tidak sadar.” Kata Kyuhyun sinis. Beberapa saat kemudian piring mereka kosong.

“Kyuhyun-sshi, aku ke toilet dulu. Titip tas, ya!”

“Mm..” kemudian Minso beranjak ke toilet. Tak sengaja pandangan mata Kyuhyun tertuju pada BB Minso. Diraihnya hape itu. ternyata Minso belum keluar dari aplikasi BBM. Kyuhyunpun membaca. Kemudian ditelataknya kembali hape itu.

“Apa-apan mereka? Kenapa chat seperti orang pacaran saja? Pacaran? Jangan-jangan mereka pacaran.”  Kemudian Kyuhyun memikirkan semua kemungkinan.

“Ayo! Aku sudah membayar. Kau harus cepat mengantarkanku ke appartement onnieku.” Kemudian mereka keluar melalui pintu darurat.

“Minso-ya! Aku mau tanya.MenurutmuSiwonHyungitu seperti apa?”tanyaKyuhyun membuka percakapan didalam mobil.

“Mmm… dia orang yang baik, friendly, taat pada tuhan, bekerja keras, dan paling low profile.”

“Low profile? Dia itu bukannya low profile. Dia hanya jaim.”

“Sebagai member Super Junior yang semua membernya memiliki sifat kepedean dan narsis. Siwon Oppa paling low profile.”

“Menurutmu siapa yang paling narsis?”

“Sebenarnya semua itu narsis. Tapi yang paling itu, kau, Heechul Oppa dan Kangin Oppa, tak ada tandingannya.”

“NA? Wae?”

“Didepan kamera mungkin kau tidak terlalu. Tapi dibelakang, kau sangat narsis. Haha” Minso tertawa dan Kyuhyun hanya terkekeh.

“Kau suka dengan Siwon Hyung, ya? Atau kalian pacaran?” tanya Kyuhyun tiba-tiba.

“HAH??!” spontan Minso teriak sampai terdengar dari luar mobil. “Dari mana kau dapat pemikiran seperti ini?” elak Minso sambil melihat diluar jendela kanannya. Sebenarnya mukanya sudah merah.

“Aku tadi tak sengaja membaca chatmu dengan Siwon Hyung.”AkuKyuhyun.

“Aku hanya berusaha jadi teman yang baik.” Ucap Minso malu-malu. Setelah itu tidak ada percakan yang terjadi di antara mereka. Hingga tiba di basement appartement So Ah.

“Gomawo, Kyuhyun-sshi. Hati-hati dijalan!” kemudian Kyuhyun kembali ke appartementnya dan Minso naik untuk menemui kakaknya.

~

*GedungKBS*

Kemudian mereka berempat melakukan GR bersama yang lain. GR dilakukan selama ± 15 menit. Kemudian mereka kembali ke ruang tunggu masing-masing.SebelumnyaYesung, Ryeowook, dan Yoseob pergi ke toilet. Jadilah Joon kembali keruang tunggu seorang diri.

Namun saat memasuki ruangan, ruangan itu tak kosong.Adaseorang yeoja duduk sambil memangku tas milik Yesung.

“YA‼ Nuguya? Kau mau mencuri tas milikYesungHyung, ya?” Joon langsung berteriak heboh. Kemudian dia berusaha merebut tas milik Yesung. Jadilah mereka berebut tas.

“Diamlah! Untuk apa aku mencuri? Aku hanya merindukan pemilik tas ini. Orangnya tak ada dan aku memeluk tasnya sebagai gantinya.”JawabNichansambil tetap berusaha merebut tas milik Yesung. Joon langsung diam mendengar perkataan Nichan.

“Rindu?” tanya Joon ragu. Nichan hanya mengangguk sambil tersenyum dan memeluk tas yang sudah dikuasainya.

“Kau Nichan, ya?” tepat saat Joon mengatakan itu, Yesung membuka pintu.

“JAGI‼” seru Yesung ceria.

“OPPA‼” jawab Nichan lalu berjalan mendekati Yesung.

“Pertanyanmu perlu jawabanLeeJoon-sshi?” tanya Yesung. Sementara Joon hanya menggeleng.

“Yeoppoda.”  Kata seseorang. Nichan mencari sumber suara. Dan ternyata Yoseob yang berkomentar.

“Ne?”

“Noona neomu yeoppo!” kali ini Yoseob berkomentar sambil menarikan replay dari Shinee.

“Gomawo.”

“YA‼ kau sudah punya yeoja!Danterlebih dia yeodongsaengku! Jangan memuji yeoja lain dihadapanku!” Joon marah pada Yoseob.

“Yang terpenting ada namjanya disini!” tegas Yesung sambil menarik Nichan mendekat.

“Hanya supaya lebih akrab, Hyung. Ya, kan noona?”

“Ne. jangan panggil aku noona. Katakan seumuran. Hanya 4 hari lebih tua darimu saja. Apa aku terlihat tua? Sehingga kau memanggilku noona?” kata Nichan sambil memegang pipinya.

“Jinja? Memang berapa umurmu?”

“Aku 21 tahun.”

“Oh begitu. Wajahmu tidak tua. Hanya telihat dewasa. Bukannya tadi Yoseob bilang kalau kau cantik?” terang Yesung.

“Hyung, kau beruntung mendapat Nichan. Sayang, Nichan tak beruntung mendapat namja aneh sepertimu!” ejek Yoseob. Dan langsung mendapat tatapan membunuh dari Nichan.

“Yoseobie-ya! Nichan itu calon iblis. Berhati-hatilah!” bisik Ryeowook dari samping.

“Mianhae. Aku hanya bercanda.”

“Gwaenchana. Aku malah suka namja konyol, aneh, dan babo!” balas Nichan sambil tersenyum.

“Jadi seperti itu aku dimatamu? Konyol, aneh, dan babo?” tanya Yesung memelas.

“Tapi aku suka. Neomu chua. Gwaenchana?” tanya Nichan. Yesung hanya tersenyum lalu mengelus kepala Nichan lembut.

“Panasnya~” ucap Joon sambil mengibas-ibas tangannya.

“TeleponYongheesajalah.” Kata Yoseob sambil mengeluarkan iPhone miliknya. “Anyeong, naeui aegyo. Sedang apa?” lalu percakapan mereka berlanjut seperti orang pacaran yang lainnya.

“Oh, ya! Aku bawa makanan. Aku beli Dak Kang Jung dari babtol.”JelasNichan.

“Jinja? Wah aku rindu masakan babtol. Apa lagi Dak Kang Jung-nya.” Mata Yesung langsung berbinar saat Nichan membuka box makanannya.

Ryeowook duduk disebelah Yesung dengan ceburut. “Nado wanhaeyo, Nichan-ah.” Pinta Ryeowook. Nichan tersenyum. “Aku juga membelikannya untukmu. Jalmogo!”

Kemudian mereka berdua mahan dengan lahap. Sementara Joon dan Yoseob memasang mimik. ‘Kami juga lapar. Aku mau makan itu.’

“Aku masih punya 1 box lagi. Aku tak tahu kalau kalian berempat ditempat yang sama. Aku pikir hanya berdua. Jadilah aku beli3.”Jelas Nichan dengan nada menyesal.

“Jagi, box itu untukmu saja. Biar mereka dua beli sendiri di kafetaria!”

“HYUNG‼ KAU KEJAM‼” ucap Yoseob dan Joon kompak. Nichan terlihat berpikir. Kemudian dia mendapat ide. “Chankaman! Aku segera kembali.”

Sekitar 5 menit, nichn kembali dengan membawa kantong bungkusan ditangannya. “Ini untuk kalian berdua sebagai gantinya.” Kemudian Nichan menyerahkan box makanan untuk Yoseob dan Joon.

“Tak perlu repot. Tapi terimakasih!” kata Joon.

“Baiknya. Terimakasih ya!” Yoseob menerimanya dengan senang.

“Gwaenchana. Lagi pula aku A-Plus dan Beauty.” Jelas Nichan bangga.

“Jongmalyo?” Tanya Yoseob tak percaya.

“Siapa biasmu?” tanya Joon.

“Di MBLAQ aku biasku ada4. G.O, Thunder, kau, dan mir. Sementara di B2ST aku suka Hyunseung dan Yoseob. Tapi sebenarnya aku suka semua member B2ST” jelas Nichan bangga. Sementara Yesung mengaduk-aduk makanannya sambil memanyunkan bibirnya.

“Kasihan,SeunghoHyung.”  Komentar Joon dengan mimik prihatin.

“Apa kau juga ELF?” tanya Yoseob.

“Keuromyo!” Jawab Nichan tegas.

“Siapa biasmu?”

“Orang yang sedang menagaduk-aduk makanan dengan bibir manyun.” Kemudian mata mereka langsung menuju pada Yesung yang sedang bepura-pura menikmati makanannya. Kemudian mereka makan bersama.

~

Kyuhyun’s Car

Kyuhyun’s POV

Percakapan mereka di BBM masih teringat jelas diotakku yang pintar ini. Apa benar mereka pacaran? Kalau, iya setidaknya Siwon bercerita pada member lain.

Tapi semakin lama dipikir, kenapa aku tak marah? Seharusnya aku marah pada Siwon karena mencoba merebut Minso dariku. Tapi aku tak cemburu sama sekali. Aku kan suka pada Minso, tapi kok tidak cemburu. Marahku hanya pada mereka yang tidak cerita saja.

Terlalu asik dengan pikiranku, aku tidak melihat orang yang akan menyeberang. Bamper mobilku sudah menabrak kakinya. Aku meminggirkan mobilku. Kemudian aku keluar menemuinya.

“Neo, gwaenchanayo?” tanyaku pada namja yang kupikir seumuran dengan Henry.

“Gwaenchana. Tidak ada yang sakit, kok.” Jelasnya. Aku pernah melihatnya. Tapi dimana, ya?

“Chogi, aku permisi. Aku ada keperluan yang harus keselesaikan segera.”

“Apa mau kuantar?” tawarku.

“Aniyo. Tak perlu repot. Aku bisa naik taksi.”

“Akan kucarikan taksi.” Kemudian aku memanggilkan satu taksi untuknya. Kubukankan pintu taksi untuknya.

“Gamsahamnida.” Ucapnya.

“Cheonmaneyo. Kalau nanti tiba-tiba kakinya sakit. Hubungi saja aku. Kau tahu caranya, kan?”

“Arrayo. Siapa yang tidak mengenalmu, Kyuhyun-sshi? Kalau begitu, aku permisi. Anyeong!” kemudian taksi itu berlalu. Aku melihat keseberang jalan. Itu bukannya Byulhyun? Tapi kenapa ekspresi wajahnya  seperti orang melihat hantu?

~

Author’s POV

*GedungSBS*

Setengah jam kemudian mereka melakukan recording. Nichan menunggu di dekat cameramen paling pojok dekat pintu keluar.

Yoseob dan Joon yang memang murid regular sudah duduk dikursi. Sementara Yesung dan Ryeowook turun dari tiang.

“WOW! Super Guest. Super Couple. SUPER JUNIOR‼” seru Simon D. Yesung dan Ryeowook yang berdiri disebelah Park Myungso hanya bisa tersenyum.

“Ne.Anyeonghaseyo! Super Junior imnida. Uri SuperJunio-OR‼”

Yang ada disitu bertepuk tangan meriah. Kemudian mereka melakukan corner Magnae’s tell. Semua berjalan lancar.

Ketika corner forbidden word.MilikYesungadalah ‘keurae’. Dan Park Myungso mulai menyerang.

“Yesung-sshi!”

“Ne?”

“Kau pasti punya yeoja idol yang mendekati karakter yeoja idaman, bukan?”

“Keuromyo.”

“Ah, hampir saja.” Sela Ryeowook yang ada disebelahnya.

“Ku dengar kau menyukai Moon Geunyoung?” Joon menyerang.

“Ne. Nan Moon Geunyoung-sshi chuahaeyo.” Jelas Yesung malu-malu.

Sementara Nichan yang mendengar langsung dari mulut Yesung hatinya terasa sakit. Dengan sekuat tenaga dia menahan tangisnya dan meredakan rasa sesak didadanya.

Dia pergi kekamar mandi. Dia mengepalkan tangannya kuat-kuat. Menahan tangis dan sakit didadanya.

Selama ini, Nichan hanya mendengar gosip dari netizen. Tapi kali ini berbeda. Dia mendengar sendiri kalau Yesung mengakui menyukai gadis lain langsung dari mulutnya sendiri.

“Mendengar langsug lebih sakit daripada membaca dari postingan netizen.” Ucapnya sambil menghapus airmatanya yang sempat terjatuh.

Dia masih merasakan sakit. Rasa sakit itu memaksa dirinya untuk menangis. Tapi dengan sekuat tenaga dia menahan tangis. Dia menghela nafas dan mencoba untuk tersenyum.

~

Kyuhyun yakin kalau dia melihat Byulhyun. Dia segera menghampiri Byulhyun. Setelah menyebrang jalan, ia baru sadar kalau wajahnya pucat. Badannya juga bergetar.

“Byulhyun-ah!” seru Kyuhyun sambil menepuk pundaknya.

“Kimmie…” ujar Byulhyun lalu pingsan.

 

 

T.B.C

 

 

 

 

Advertisements