Tags

Kyuhyun memasukan surat itu ke saku celananya. Lalu ia beranjak dari kursinya. Meluncur mendekati Byulhyun.

“Pulang!” ucapnya singkat dan datar. Byulhyun sebenarnya masih ingin disini. Tapi melihat tatapan Kyuhyun yang seperti itu, membuat nyali menjadi ciut.

Sepanjang perjalanan pulang, Byulhyun merasa aneh dengan sikap Kyuhyun yang hanya diam saja. Padahal tadi saat berangkat ia selalu tersenyum yang tidak dimengerti Byulhyun.

Bahkan ketika sampai dirumah Nichan, Kyuhyun masih diam dan langsung pulang. Byulhyun hanya mengangkat bahunya menanggapi sifat Kyuhyun.

Malamnya, hanya Byulhyun dan Minra yang ada dirumah. Nichan belum pulang dari meetingnya. Dia akan berada diVancouverselama 5 hari. Dan selalu memantau Yesung melalui Ryeowook. Sementara Minso memutuskan untuk menginap di apartement Onnienya.

~

Super Junior’s Dorm 11th Floor

Sungmin sedang membungkus kado untuk Kyuhyun. Apa lagi kalau bukan PSP.KarenaSungmintahu PSP Kyuhyun sedang rusak, jadilah ia membelikannya yang baru.

DAR‼

Terdengar pintu dorm dibanting. Sungmin langsung keluar melihat siapa yang datang. Ryeowook yang dari dapur juga langsung keluar mendapati Kyuhyun yang sedang duduk di sofa dengan wajah marah.

“Wae?” tanya Sungmin dan Ryeowook hampir bersamaan. Tapi Kyuhyun tidak menanggapi mereka. Sungminpun beranjak mengambil kadonya. Lalu ia berikan pada Kyuhyun.

“Ini untukmu. Punyamu rusak, kan?” ujarnya. Kyuhyun menerima dan membuka bingkisan itu tanpa minat.

Sebuah PSP berwarna putih dan tersebar namanya di PSP itu. iapun menyalakannya. Tapi tak ada satupun game didalamnya.

“Minnie‼ kenapa kau memberikan hanya PSP?? Isilah dengan banyak game!” marah Kyuhyun pada Sungmin.

Sudah bagus aku membelikannya untukmu! Kata Sungmin dalam hati. Ia tahu keadaan Kyuhyun saat ini sedang tidak baik.

Akhirnya ia hanya berjalan menuju kamar dan berbaring dikasur. Pikiriannya masih fokus terhadap surat yang tadi ia baca. Ia sangat penasaran dengan Kimmie.

“Kimmie~ siapa dia? Apa hubungannya dengannya?” ucapnya tak lebih pada dirinya sendiri.

Sungmin memasuki kamarnya dan mendapati Kyuhyun sedang berbaring dengan pikiran yang entah berada dimana.

“Kyu! Kau sedang apa?” tanyanya sambil duduk ditepi kasur.

“Aku sedang mecari tahu siapa Kimmie.” Jawabnya masih dengan asyik dengan pikirannya sendiri.

“Kimmie? Siapa dia?”

“Aku saja mau bertanya padamu siapa dia. Apa kau kenal Kimmie?” Tanya Kyuhyun sambil menoleh kearah Sungmin yang hanya bisa menghela nafas menghadapi kelakuan magnaenya.

~

Byulhyun’s Room

Byulhyun masuk ke dalam kamarnya. Lalu ia meletakan tas miliknya di atas meja. Lalu ia merebahkan tubuhnya diatas kasur. Pikirannya melayang memikirkan kejadin yang ia alami.

Tanpa sadar ia tersenyum. Lalu tangan kanannya memegang dadanya. Merasakan detak jantungnya yang sudah mulai stabil. Jujur saat Kyuhyun menggandeng tangannya, jantungnya berdetak dengan tempo yang tak seharusnya.

Lalu ia teringat ekspresi Kyuhyun saat menyuruhnya pulang. Ekspresi marah yang baru ia lihat. Bahkan ekspresi saat ia memakinya tak semarah ini.

Ia masih memikirkan kemungkinan alasan perubahan Kyuhyun. Kemudian dia teringat surat yang Kimmie tulis. Diraih tas yang ia letakan di mejanya.

Saat membukanya dia melihat hanya ada 2 surat.Suratdari ayah dan saat ia ulang tahun. Dia tak menemukan surat terakhir Kimmie.

Apa mungkin Kyuhyun mengambilnya? Tapi untuk apa?

Ia akhirnya memutuskan untuk menelepon Kyuhyun. Tapi ia tidak punya nomor hpnya. Pada akhirnya ia berpikir bahwa kalau suratnya jatuh. Karena mustahil Kyuhyun mengambilnya. Lalu iapun tertidur.

~

Super Junior’s Dorm 11th Floor

Kyuhyun’s POV

Sekitar jam 3 pagi aku masih terjaga. aku tidak bisa tidur. Memikirkan siapa sebenarnya Kimmie.

Sekalai lagi kubaca surat yang ia ambil itu. sejurus kemudian aku menemukan kejanggalan disuratitu. tertulis gidarilgeyoLeeByulhyunsementara namanya adalahKimByulhyun.

Apa mungkin ini salah kirim? Tapi rasanya tak mungkin. Karena disitu tertulis Kimmie. Ia juga pernah mendengar Byulhyun mengatakan bahwa Kimmie sering menyanyi untuknya. Terlebih saat bermain truth or dare, Minso menanyakan hal tentang Kimmie.

Aku tak akan pernah melupakannya.

Kalimat yang ia katakan tentang Kimmie terus terngiang-ngiang dikepalaku. Aku semakin penasaran siapa Kimmie.

Pusing sekali memikirka semua ini. Lebih baik bermain PSP. Aku mengambil PSPku. Mataku tak sengaja melihat Minnie yang sedang tidur. Kudekati dia.

Neomu kyeopta. Kucium kelopak matanya.

“Gomawo untuk PSPnya. Jaljayo!”

~

Sungmin terbangun lalu menyapaku.

“Anyeong, Kyu! Tumben sudah bangun?” sapanya sambil pemanasan atau olahraga ringan.

“Aku tidak tidur.” Jawabku tetap dengan mata terfokus dengan PSP baruku. Lalu dia mengangguk paham. Kemudian dia sadar.

“WAE?” tanya sedikit teriak dan kaget.

“Mencari tahu siapa Kimmie.” Ujarku ringan.

“Kimmie? Yang kau tanyakan semalam?” aku mengangguk.

“Sudah dapat petunjuk?” aku mengangguk lagi.

“Siapa yang membantumu?” tanyanya lagi.KumatikanPSPku. Lalu kuserahkan surat Byulhyun. Sungminpun membacanya.

“Bukankah sudah jelas kalau Kimmie adalah tunangan Byulhyun?” tanya Sungmin retoris.

“Arayo! Keundae bukan itu masalahnya.”

“Lalu apa? Semalam kau hanya bertanya siapa Kimmie dan hubungannya terhadap Byulhyun.”

“Aku ingin tahu identitas Kimmie yang sebenarnya. Karena menurutku Kimmie itu panggilan khusus. Benar,kan?”

“Bisa saja. Tapi satu hal yang ada di otaku sekarang.”

“Mwoya?” tanyaku penasaran. Lalu ia berjalan mendekati pintu.

“Kau seperti orang~ Cemburu!” ujarnya lalu langsung keluar. Tanpa basa basi aku mengejarnya.

Kucari dia diseluruh penjuru dorm lantai 11. Tapi aku tak menemukannya. Mungkin saja dia kabur kelantai 12.

Aku sedera keluar dan menuju lift. Kutekan tombol keatas.

Ting…

Pintu lift terbuka. Ada Kibum Hyung didalam. Wajahnya membawa aura gelap.

“Anyeong, Kyu! Mau keatas?” tanyanya. Aku menggeleng.

“Anyeonghaseyo, Hyung! Aniyo! Aku mau ke basement.Adabarang tertinggal dimobil.” Jawabku sekenanya.

“Kenapa kau tak masuk? Sekalian saja!”

“Aniyo! Gwaenchana! Aku nanti saja. Lagipula aku lupa membawa kunci. Permisi.” Segera saja aku meninggalkan lift.

Aku langsung masuk kedalam dorm. Lalu menuju dapur. Ada Wookie disitu. Ah kebetulan aku sedang lapar.

“Ryeowook-ah! Aku lapar. Masakan sesuatu untukku!” pintaku.

“Ne. kau mau makan apa?” tanyanya.

“Jajangmyeon!”

“Keundae aku baru memasak Samgyupsal. Apa kau mau?” tawarnya.

“Ne. bolehlah!” jawabku.

“Na wonhaeyo!” ujar kelinci yang hanya bisa kabur dariku

“Nado. Nado!”HeechulHyungjuga disini

“Aku mau 2!” kali ini Shindong Hyung.

“Adalagi?” tanya Ryeowook.

“Na na na na na!” ujarDonghaeHyungsambil mengacung-acungkan tangannya.

“Chankamaneyo!” ujar Ryeowook lalu kembali kedapur.

“SungminHyung, eunhyukkie oddie?” tanya Donghae.

“Molla!” jawab Sungmin.

“EunhyukHyungsedang di kamarnya.” Jawab Ryeowook sambil membawa 3 mangkuk samgyupsal.

Kemudian Donghae Hyung berjalan memasuki kamar monyet itu.

“EUNHYUK-Ah‼ kenapa kau masih menonton yadong? Kau sudah berjanji untuk tidak menonton lagi?” rengek Donghae.

“Kangen.”

“Ya! Eunhyuk-ah, cepat matikan! Nanti kalau Kibum Hyung tahu bagaimana? Dia sedang di atas sekarang.”

“Jigeum? Jinjayo?”

“Ne. Ayo kita makan samgyupsal buatan Wookie saja! Kajja!”

Donghae Hyung bersama Eunhyuk Hyung keluar. Kami makan bersama dimeja. Tapi aku tak melihat Leeteuk Hyung, Yesung Hyung, dan Siwon Hyung. Tapi memang Siwon Hyung semalam tidur dirumahnya.

“Wookie~ dimana Leeteuk dan Yesung Hyung?” tanyaku.

“Leeteuk Hyung sedang disidang Kibum Hyung. Yesung Hyung menemani Leeteuk Hyung.”JelasSungmin.

“YA! Aku tak bertanya padamu!” jawabku kesal. Aku masih kesal dengannya.

“Memang topik sidangnya apa? Ada skandal lagi?”

“Molla!” Aish jinja anak ini. Siapa yang bertanya padanya?

“Aku tak bertanya padamu, kelinci bodoh!” ucapku kesal.

“Lalu kau tanya pada siapa?”

“Siapa saja yang tahu. Kecuali KAU‼” ucapku sambil menunjuk Sungmin dengan sumpitku.

“Mian! Jalmot hettoyo.” Katanya lemah.

“Kau memang salah.” Jawabku.

Kemudian terdengar pintu terbuka. Suasana menjadi tegang. Jangan jangan Kibum Hyung yang datang. Tapi aku merasakan aura aneh. Benar saja,YesungHyungyang datang!

Author’s POV

“Hyung! Gwaenchana?” tanya Wookie tatkala mendapati wajah couplenya itu ditekuk.

“Gwaenchana. Hanya saja tadi Kibum Hyung sedang berpidato menyangkut hubunganku dengan Nichan.” Memang Kibum Hyung sudah tahu tentang hubungannya dengan yeoja calon iblis itu. dia sih setuju-setuju saja karena Nichan seorang pembisnis yang sibuk dan jarang bertemu, jadi kemungkinan keluarnya skandal kecil.

“Lalu topik sidangLeeteukHyung?” tanya Donghae.

“Kibum Hyung sering melihat Leeteuk Hyung dan So Ah noona bersama. Dan katanya berita itu sering dibincangkan di kalangan netizen. Dia juga berasumsi kalau mereka punya hubungan. Hanya itu yang kutahu. Aku sudah diusir Kibum Hyung karena dia mau bicara 4 mata.”

“Semoga tak terjadi apa-apa!” ucap Donghae diikuti angguka kepala yang lainnya.SementaraKyuhyunmasih asik dengan makanannya

“Apa Leeteuk Hyung menceritakan yang sebenarnya?” tanya Shindong. Yesung hanya mengangkat bahu.

“Tapi ada yang aku khawatirkan. Bagaimana kalau Kibum Hyung meminta hubungan mereka berakhir?” ujar Yesung. Semuanya langsung memasang wajah cemas.

“Aku yakin tak akan terjadi apa-apa. Kibum Hyung orang yang bijak. Aku yakin dia akan mengambil keputusan yang baik dan tak merugikan siapapun.”TimpalSungmin.

“Siapa yang berani menjamin? Dengan Nichan yang sibuk saja Kibum Hyung meminta Yesung Hyung putus dengannya!” ujar Ryeowook. Perkataannya semakin membuat suasana tegang. Selera makan mereka langsung hilang. Karena mereka sedang resah atas keputusan Kibum Hyung yang menyangkut kebahagian leader tersayang mereka.

“Bahta! Itu saja kau yang melaporkan hubunganmu dan belum ada skandal. Terlebih hubugan Leeteuk Hyung dan So Ah Noona sudah jadi topik hangat di kalangan netizen.” Suasana semakin tegang dan kembali keingatan beberapa tahun silam.

*Flashback*

6 Januari 2010 – 12.00 KST – RuangLatihanSuperJunior

Hari itu tepat 2 hari setelah Yesung dan Nichan resmi berpacaran. Dan Yesung berniat mangabari manager tentang itu semua.

“Hyung ada sesuatu yang ingin aku bicarakan.” Ujar Yesung ditelepon.

“Malhaebwa!”

“Aku tidak bisa membicarakannya ditelepon. Aku khawatir setelah kau mendengar ini kau akan kaget, kehilangan kendali, dan kecelakaan.” Katanya tanpa rasa bersalah. Sementara member yang lain hanya menghela nafas.

“YA‼ kau mendoakan aku cepat mati?”

“Aniyo! Makanya kau cepat ke ruang latihan kami dan mendengarkan apa yang ingin aku katakan.”

“Ne.Chankaman. Sebentar lagi aku kesana! Jangan sampai saat aku tiba kalian sudah pulang seperti minggu lalu.”

“Arraso!” Yesung memutuskan sambungan telepon.

“Otthe?” tanya Ryeowook.

“Kibum Hyung akan segara kemari. Doakan aku supaya semua berjalan baik!” kata Yesung meminta restu.

“Tentu kami akan mendoakan yang terbaik untukmu yesungie!” ujar Leeteuk dan Ryeowook memeluk room-matenya itu.

15 menit kemudian.

Kibum memasuki ruang latihan. Semua member langsung menyapa. Tanpa basa-basi Kibum menanyakan pokok masalahnya.

“Jadi, katakan padaku apa yang ingin kau katakan Jongwoon-ah!”

“Apa dari kita boleh memiliki yeojachingu?” Kibum terlihat kaget. Sementara Leeteuk menelan ludah seakan dia yang mengalami semua ini.

“Wae? Jangan bilang kau memiliki seorang yeojachingu?” tanyaKibumHyungdengan mimik khawatir.

“Ne. aku memilikinya.” Ucap Yesung tanpa ragu. Ucapan yang tenang mendapat reaksi 180o

“ANDWAE‼ kau tak boleh memiliki seorang yeojachingu! Tidak Jongwoon maupun kalian semua. Arra?” ucap Kibum emosi

“WAE? Itu hak kami. Dan dikontrak tidak tertulis larangan itu. dan menuruku sah-sah saja.” Balas Yesung tak kalah emosi.

“Tidak tertulis jelas. Tapi ada hukum tak tertulis bahwa idol tidak boleh memiliki kekasih! Jadi kau harus mengakhiri hubungan kalian. SECEPATNYA‼” ucap Kibum tegas.

“HajimanHyung! Jebal! Ijinkan aku memilikinya. Aku mohon Hyung! Aku sangat mencintainya. Tak apa bila kami harus menutupi hubunganku dengannya. Yang terpenting aku bisa bersamanya.Danjuga dia bukan tipe yeoja yang suka buka rahasia.” Kali ini Yesung memohon dengan menangis.

“Sekali tidak tetap tidak!”

“Hyung! Coba pikirkan baik baik Hyung! Walau aku tidak mengenal Nichan tapi aku yakin dia orang baik.” Kali ini Leeteuk membela Yesung.

“Kau juga, Jungso! Kenapa kau ikut dalam masalah ini? Apa kau juga punya seorang yeoja” tanya Kibum marah. Leeteuk terlihat gugup.

“Aniyo! Bukan itu masalahnya. Ini menyangkut kebahagian dongsaengku. Kebahagian mereka kebahagianku juga, Hyung!” ucap Leeteuk terbata-bata.

“SIKKREOWA‼” bentak Kibum. Leeteuk langsung kembali ketempat semula bersama member lain.

“Hyung! Kumohon! Ijinkan aku, Hyung!” ucap Yesung sambil berlutut

“Tak akan pernah! Lebih baik kau putuskan pacarmu!”

“Hyung kami manusia. Kami punya perasaan. Coba bayangkan Hyung berada diposisiku. Apa Hyung mau memutuskan pacar Hyung?” ucapan Yesung membuat Kibum tersentak. Dia hanya bisa diam.

“Kau tak mau kan Hyung? Begitu juga aku. Apa salahnya seorang namja idol seperti kami memiliki yeoja, Hyung? Kami juga manusia.”

“Kalian memang manusia. Tapi kehidupan manusia kalian berbeda dengan kehidupan manusia yang biasa.”

“Ayolah, Hyung!KumohonHyung. Kalau kau bertemu dengan Nichan, kau akan mengerti.”

“BenarHyung. Nichan orang yang baik. Ijinkanlah Yesung Hyung memiliki yeoja, Hyung!” kali ini Ryeowook membantu.

“BenarHyung. Mungkin dengan kehadiran Nichan bisa membuat Yesung Hyung lebih baik dalam menyanyi, Hyung!” yang ini Donghae yang mengatakan.

Kemudian mereka semua membantu membujuk Kibum. Hingga akhirnya Kibum menyerah.

“Akan kupikirkan malam ini. Jongwoon-ah bawa Nichan besok! Aku akan membuat keputusan.” Kemudian dia pergi meninggalkan ruang latihan.

Keesokan harinya

Yesung dan Nichan duduk berhadapan dengan manager Kibum. Dia melihat teliti dari atas hingga bawah.

“Jadi, berapa lama kalian berpacaran?”

“Sudah 3 hari.” Jawab Yesung tenang. Nichan hanya diam karena Yesung sudah menyuruhnya untuk bicara bila dia ditanya.

“Berapa umurmu dan apa pekerjaanmu, Nichan-sshi?”

“20 tahun. Dan aku mempin sebuah perusahaan.”JawabNichan.

“Memimpin? Kalau begitu kau orang yang sibuk, bukan?”

“Ne.”

“Apa kalian yakin bisa bertahan dengan ini semua?” tanya Kibum.  Nichan dan Yesung hanya melihatnya dengan tatapan bertanya. Seperti member yang lain yang duduk dipojok ruangan.

“Maksudku, kau tahu Yesung seorang idol.Danpasti dia akan sering digosipkan dengan yeoja idol. Terlebih bukan rahasia lagi kalau Yesung menyukai Moon Geun Young.Danjika kau berjalan jalan akan banyak yeoja yang memuji-muji Yesung. Apa kau bisa bertahan?” ucap Kibum sambil menatap Nichan tajam. Nichan hanya menghela nafas lalu tersenyum.

“Aku cukup pandai mengatur perasaanku.Danaku yakin ia hanya mengidolakan moon geun young. Untuk gosip itu memang konsekuensi pekerjaanya.Danaku merasa gosip berarti banyak fans yang peduli dengannya.Danyeoja yang memujinya, aku tak akan cemburu. Aku malah berbangga bisa memiliki namja yang memiliki banyak kelebihan.” Ucap Nichan tenang. Kibum seperti kehilangan akal.

“Masalah komunikasi kalian? Kalian orang sibuk. Terlebih kau Nichan-sshi, masa depan perusahaan ada ditanganmu,kan?”

“Ne. asal kita saling percaya dan tidak miss communication saja sudah cukup.” Kibum terlihat berpikir menyiapkan pertanyaan selanjutnya. Tapi dicegah oleh Nichan.

“Chogi, apa kita bisa mempercepat ini? Aku harus pergi ke Zürich karena ada meeting dengan clientku.”

“Zurich?”

“Ne. jadi bagaimana keputusannya?”

“Aku mengijankanmu. Lagi pula Nichan-sshi sering tidak di Korea. Jadi kurasa kalian akan jarang bertemu dan kemungkinan keluarnya skandal lebih kecil. Kalau begitu, aku permisi. Anyeong!” ucap Kibum sambil tersenyum.

“Gamsahamnida, Kibum Hyung!” kata Yesung sambil membungkuk 90 derajat.DiikutiNichan.

“Jagi, kau benar mau kezurich?” tanya Yesung sambil cemberut.

“Iya. Tapi tidak sekarang. Mungkin nanti sore.”

“Kau bohong?”

“Kalau tidak begitu, dia akan mencari kekuranganku sebanyak-banyaknya dan meminta untu hubungan ita berakhir.”

“Ah, kenapa aku tak berpikir sampi sana, ya?”

“Karena kau babo!”

“Ngomong-ngomong berapa lama kau di Zurich?”

“Mungkin 1 hari paling cepat.”

“Besok malam berarti kau sudah di Korea lagi?”

“Itu tanpa perjalanan, babo! Dihitung dengan perjalan mungkin 4 hari.”

“Akan membosankan selama 4 hari ini. Aku tak bisa bertemu denganmu.”

“Ini jaman modern. Ada handphone, internet, video-chat, dll.”

“Tapi aku mau kau didekatku.” Ucap Yesung sambil memeluk Nichan.

“Nado. Tapi aku harus pergi sekarang. Aku harus menyiapkan berkas dan ada meeting dengan clientku yang lain.”

“Jagi ppoppo!” ucap Yesung. Lalu Nichan menyium singkat pipinya. Lalu berjalan keluar. Member lain yang sedari tadi menjadi penonton mendekati Yesung.

“Hyung, sabar ya! Pasangan baru sudah ditinggal kerja.”KataRyeowook.

“Ppopponya dipipi? Kau belum menciumnya?” tanya Eunhyuk. Yesung langsung menjitak kepalanya.

“Dasar otak yadong! Dia tidak terlalu suka skinship. Dan menurutku mencium bibir harus dalam keadaan yang spesial jadi tidak sedikit-sedikit ciuman. Tak akan jadi spesial.”

“Apapun katamu lah!” Eunhyuk menanggapi.

*End Of Flashback*

 

Masing-masing masih memikirkan kemungkin yang terjadi. Kemudian seseorang memasuk dorm itu. ternyata Siwon. Dia heran melihat dongsaeng dan hyungnya sedang berpikir dengan mimik khawatir.

“Wookie, apa yang terjadi?”

“Diatas ada sidang tentang Leeteuk Hyung dengan So Ah Noona.”

“Leeteuk Hyung cerita tentang hubungannya?”

“Bagus kalau cerita. Kibum Hyung tau dari netizen. Banyak skandal yang sudah keluar.”JelasDonghae.

“Bagaimana hasilnya?”

“Sidang baru dimulai setengah jam yang lalu. Kita belum tahu apa keputusan akhirnya.”JawabSungmin.

“Apa kita harus membantu? Tak adil rasanya kalau kita tak membantu sementara waktuYesungHyungdulu kita bantu.”KataEunhyuk.

“Aku tadinya berniat membelanya tapi Kibum Hyung bilang jangan ada yang masuk ke dorm atas. Hanya mereka berdua yang boleh melakukan sidang. Makanya aku diusir.” Yesung memberi penjelasan. Mereka semua mengeluh.

30 menit berlalu. Akhirnya Leeteuk masuk kedalam dorm bawah. Mereka semua segera mengerubunginya. Mereka menanyakan hal yang sama. Apa keputusan sidang.

“Kibum Hyung mengijinkanku. Dan kita semua.”

“Kita? Maksudmu kita boleh memiliki yeoja?”

“Ne. asal kita harus memberitahukan hal ini pada Kibum Hyung tak lama setelah berpacaran.”

“Lalu skandalmu?”

“Katanya aku harus membuat skandal dengan yeoja idol. Supaya netizen tidak mengurusi hubunganku dengan So Ah.”

“Akan muncul 2 masalah, Hyung!” tegur Sungmin.

“Aku tahu itu. tapi bagaimana lagi. Apa aku harus memberitahu semua orang kalau aku namjachingu dari So Ah?”

“Aku memilih diam. Biarkan saja jadi skandal. Bukannya akan menambah popularitas, Hyung?”

“Tidak semudah itu, Sungmin-ah!”

“Lalu kau sudah membuat keputusan?” tanya Siwon. Leeteuk mengangguk untuk menjawab.

“Apa keputusannya?” tanya Kyuhyun.

“Kalian akan tahu sendiri nanti.” Leeteuk menjawab dengan senyum misterius.

T.B.C

Advertisements