Tags

Tok… tok… tok…

Min So mengetuk pintu. Sedetik kemudian pintu itu terbuka…

“ONNIE… Bogoshipoyo” teriak tamu itu dan langsung memeluk Min So danByulHyun. Yang dipeluk malah melongo. Kemudian yeoja itu melepas pelukannya.

“Nugu?”TanyaMinSo.

“Onnie.. kau melupakanku? Aku Min Ra. Park Min Ra.” Ucapnya sambil merajuk kemudian duduk dikasur sambil menggembungkan pipinya.

ByulHyundan Min So mengamati yeoja didepannya dengan teliti seakan belum pernah bertemu.

“Ya‼ Onnie~ kau benar melupakanku, hah?” Ucapnya lagi

“Omo~ kau benar Min Ra. Bogoshipo!” Ucap Min So lalu memeluk Min Ra.

“Min Ra, kenapa tak telepon dulu? Kan bisa kita jemput.”TerangByulHyun.

“Kan aku sudah bilang ke Ni Chan Onnie.Danaku sudah menunggu 2 jam.”

“Ah onniemu itu sedang kumat. Dia telat meeting. Dan mian kemarin dia sudah bilang padaku tapi aku lupa. Mian ya Min Ra!” Min Ra semakin memburuk moodnya.

“Onnie~” kemudian dia merengek. “kau menyebalkan!” tambahnya.

“Salahkan onniemu dia tidak bilang untuk menjemput.” Min So membela diri

“Kau akan tetap LUPA!” jawab Min Ra sambil member penekanan pada kata lupa.

“Min Ra, mianhae. Jongmal mianhae!” Min So mengalah

“Ani! Andwae! Shireo!” tegasnya.

“Aku akan mengajakmu shopping untuk…” Ucapan Min So terputus. Tatkala Min ra mendengar ajakan shopping ditujukan padanya. “OK! Kaja onnie! Palli!”

“Kau tak capek habis perjalan jauh?”tanyaByulHyundengan tatapan lelah.

“Ani!~ Eh tadi untuk apa onnie?” ujarya sambil memakai sneakers

“Untuk persiapanmu bertemu dengan SHINee Choi Min Ho.” Jawaban Min So yang datar mendapat reaksi yang 180o.

“Cho..ChoiMinHo? AA~  kau seriuskanOnnie?” reaksi Min Ra dengan heboh!

“Aku serius. Bahkan kau mau di comblangkan oleh kakakmu.”

“Untung aku menerima tawaran Appa untuk kembali ke Korea. Kau tau Onnie selama aku kuliah di Belanda, aku selalu memikirkan Min Ho. Aku juga selalu mencari berita ter-update tentang mereka. Aku…”

“Tutup mulutmu! Atau ku batalkan acara shoping dan pertemuanmu.”

“Algeshimnida, Min So ageshi!”

“Hyunnie kau ikut?”

“Anni! Ah ya! Min So, sepertinya aku tak bisa ikut acara besok. Aku harus memberikan pembekalan.”

“Sudah kuduga.”

“Lalu kenapa kau bertanya?”

“Sinis. Ya sudah Anyeong!” kemudian Min So dan Min Ra melangkahkan kaki ke pintu utama. Mereka bercanda dan berkangen-kangen ria.

“Woa! Chan-ah kenapa kau tiba-tiba muncul?” Min So kaget karena sudah ada Ni Chan didepan pintu.

“Min Ra kau sudah pulang?” alih-alih menjawab pertanyaan dia malah bertanya kepada Min Ra. Min Ra mengangguk.

“Kalian mau kemana?”

“Shopping untuk persiapan besok.” Jawab Min Ra. Tiba tiba Ni Chan mendapat ide untuk balas dendam.

“2Min berikan dompet kalian padaku.” Ucap Ni Chan kejam. Min Ra menurut. Tapi tidak dengan Min So.

“Waeyo?”

“Kalau kau mau shopping berikan dompetmu padaku!Danjangan membawa tas!”

“Shireo!”

“Berarti kau tak boleh pergi!”

“Kalian pergi saja nanti aku menyusul!”

“Akan aku kunci pintu utama!” Kalimat yang tepat karena Min So tak punya kunci serep begitu juga yang lain. Ni Chan pemegang kunci utama.

“Aish! Ini!” mau tak mau Min So menyerahkan dompetnya.

“Good girl! Kajja!” kemudian mereka pergi menggunakan mobil Ni Chan. Yang menjadi sopir adalah Min So. Sementara Ni Chan dan Min Ra duduk di jok belakang sambil ngobrol melepas rindu.Dansaat Min So ikutan ngobrol akan dikacangi.

Dongdaemun mall.

Mereka belanja banyak baju. Sementara Min So membawa kantong belanjaan Min Ra dan Ni Chan asik belanja. Min So yang niat awalnya ingin menambah koleksi bajunya gagal karena setiap ia mau membeli baju ia harus lapor padaNiChan.Iniadalah bentuk balas dendam yang Ni Chan pilih. Tapi pada akhirnya Ni Chan mengembalikan dompetnya saat ia dan Min Ra sudah lelah. Dasar Min So yang shopaholic dia belanja sendiri.

Ni Chan belum selesai balas dendam, lalu memutuskan pulang bersama Min Ra dan meninggalkan Min So sendiri.

3 jam kemudian Min So kembali ke café dengan tangannya yang menenteng banyak kantong belanjaan. Namun ia mendapati sahabatnya sudah pergi entah kemana. Lalu pelayan café itu mendekati Min So dan memberikan note yangNiChantinggalkan.

Min So temanku!

Kami pulang! Kau pulang sendiri! Kau terlalu lama!

Anyeong!

NiChansahabat terbaikmu J

Lalu Min So memutuskan pulang naik taksi. Selama perjalanan ia sudah merangkai urutan perang. Sesampai di rumah Ni Chan sedang asik dengan iPodnya di ruang santai.

“Ya! ParkNiChan! Apa maksudmu meninggalkanku sendiri?” Min So marah padaNiChan

“O~ kau sudah pulang? Duduklah! Kau pasti lelah!” jawab Ni Chan seperti tak terjadi apa-apa.

“Ya! Jawab pertanyaanku!” Min So masih membantah

“The one that I want to do is revenge!” jawabNiChaninstant dan sinis

“Kau. Kau tak lupa ya?” Ujar Min So takut.

“Selama ini aku tak pernah melupakan ‘lelucon’ yang kau lakukan untukku. Dari 87 ‘lelucon’ yang kau buat aku hanya ingin membalasnya sekali. Apa salah?”

“Tapi kau keterlaluan!” nadanya merajuk.

“dari 87?”tanyaNiChanseperti seorang murid bertanya pada gurunya.

“Mianhae” Ujar Min So pada akhirnya

“Nado mianhae.” Ni Chan juga minta maaf atas perbuatannya. Kemudian mereka berpelukan.

“KalianAneh!” Ujar Min ra yang duduk di tangga menyaksikan perdebatan mereka. Sementara Byul Hyun hanya mengangguk menyetujui. Min So dan Ni Chan hanya diam.

“Kalau berantem yang asik dong! Masa cuman gitu-gitu aja. Udah gitu pendek lagi. Onnie yang lebih ekstrim dong! Teriak-teriak, jambak-jambakkan, atau apalah biar seru. Payah masa gitu doang?”

“YA! PARK MIN RA DIAM ATAU CHOI MIN HO TAK AKAN DIUNDANG BESOK‼” ujar Min So danNiChanbersama.

~

Keesokan paginya.

Byul Hyun sudah sejak pagi pergi ke SMA yang diampunya. Min So pergi ke gereja. Min Ra sedang jogging.NiChan? Sedang menikmati cutinya dengan tidur.

Jarum jam berada diangka 9. Min So, Min Ra, dan Ni Chan yang masih mengunakan piyama sudah berkumpul di ruang santai.

“Aish! Pegopa! Ahjuma mana sarapannya?” ucap Ni Chan pada diri sendiri. Kemudian pergi ke dapur. Bebarapa saat kemudian dia kembali ke ruang santai.

“Mana ahjuma?”

“Lee Ahjuma dan Kang ahjuma sedang belanja untuk nanti sore. Yoo Ahjuma sedang pergi membeli dekorasi. Wae?” Min So menjelaskan

“Pegopa!” Jawab Ni Chan sambil memegang perutnya.

“Kenapa kau tak memasak sendiri saja?”

“Ah ne! Aku lupa kalau aku pandai memasak.” Ucapnya dengan wajah innocent dan kembali ke dapur. Setengah jam kemudianNiChankembali dengan membawa masakannya.

“Dimana Hyun-ah?”

“Dia sedang mengampu. Katanya tak akan ikut pesta. Kau masak apaChefNiChan”

“Oo. Ratatoulie.”

“Aku mau! Onnie kenapa tak bilang?”

“Kan aku sudah bilang tadi.”

“Maksudku masaknya.”

“Aku sudah bilang Min Ra!”

“Maksudku masak ratatoullienya. Kalau gitu aku minta dibuatkan!”

“Kau pikir aku pembantu? Ambil saja didapur! Aku menyisahkan untukmu! Aku tahu kalau kau itu suka masakan eropa.”

“Jinja?WahOnniegamsahae!KauOnnieterbaik! Saranghaeyo!”

“Arayo!” jawab Ni Chan santai. Kemudian Min Ra bergegas ke dapur. Sementara Ni Chan yang sudah selesai langsung ke kamar.

Min Ra mencari ratatouille yang baru dimasak kakaknya. Kemudian dia menemukannya di meja makan. Tapi …

“ONNIE‼KAUKEJAM‼KAUMENYISAHKANNYAKENAPAHANYASEPOTONG‼ONNIE ~” teriakan Min ra membahana keseluruh penjuru ruangan.

~

15.00 KST – Super Junior’s Dorm 11th floor

Kyu sedang bermain PSP di ruang tengah. Sementara yang lain sedang bersiap-siap untuk pergi kerumahNiChan.

“Kyu, kenapa kau tak siap-siap?” tanya Sungmin.

“Chankaman.” Jawabnya tanpa sekalipun menengok kea rah Sungmin.

“Kau tak ingin pergi?”

“Itu kau tau.”

“Jinja?”

“Mmm”

“Kau tak ingin bertemu Min So?”

“Mwo? Min So? Apa dia ikut acara ini?”

“Tentu. Merekakan bersahabat. Apalagi ini untuk merayakan ultahnya Min So. Dan kata Yesung Hyung mereka tinggal bersama. Otomatis…”

“AKUIKUT”

Sungmin hanya geleng-geleng melihat kelakuan dongsaengnya itu. Baru kali ini ia melihat Kyu antusias dengan hal lain selain game. Sungmin melirik kearah PSP milik Kyu yang diletakan empunya di Sofa.

“Maaf PSP! Kau sudah dikalahkan oleh Shin Min So.” Ucapnya dengan nada dan mimic menyesal.

“YesungHyung! Dimana Ni Chan tinggal?” Tanya sungmin setengah berteriak sambil berjalan menuju kamar hyungya itu.

“Mwo?”

“Ni Chan tinggal dimana?”

“Di rumahnya.” Jawabnya innocent

“Aku tahu! Tepatnya dimana?”

“Seoul”

“Hyung!” sungmin mulai panas

“Ne?”

“Oddie?”

“Didaerah rumah Siwon!”

“Kangnam?”

“Mungkin.”

“KAJJA!”SeruKyuyang tiba-tiba sudah ada dibelakang Sungmin

“Ne!Minnie, Kyu, Kajja!” Jawab Yesung bersemangat.

“Hyung kau melupakanku?” ujar Ryeowook.

“Ah ani!”

“Iya! Kau selalu begitu kalau menyangkut Ni Chan.” Ujarnya dengan nada kesal

“Ah, wookie ngambek. Jangan ngambek dong! Kita kan Yewook couple. Aku tak pernah melupakanmu. Kajja!” Jelas Yesung sambil merangkul ryeowook.

Saat masuk lift ternyata didalamnya sudah ada para member yang lain ditambah Zhoumi danHenry. Tapi tak ada Leeteuk disana.

“Eh Jungso hyung, oddieyo?” tanya eunhyuk

“Molla!” jawab heechul.

Kemudian mereka pergi menggunakan 2 van seperti biasa. Yesung sebagai sopir. Karena hanya ia yang tahu dimana letak rumahNiChan.Sementaravan yang satunya disupiri oleh zhoumi mengikuti dari belakang.

Van berhenti didepan sebuah rumah yang terlihat megah hingga terlihat seperti sebuah mansion. Terletak dipinggir kota dan sepi dilewati orang.Kemudianbanyak komen yang keluar

Donghae: “Mana rumahNiChan?”

Eunhyuk: “Tak ada tiket masuk kan?”

Sungmin: “Hyung kenapa kau berhenti didepan mansion orang?”

Ryeowook: “Hyung ini daerah kangnam?”

Heechul : “Siwon ini rumahmu?”

Komen heechul langsung mendapat reaksi dari yang punya nama. “Hyung, kalian kan pernah kerumahku. Tapi sepertinya aku pernah kesini sebelumnya. Tapi kapan ya? Mungkin aku déjà vu.”

“Ayo masuk!” Seru Yesung yang entah sajak kapan sudah ada didepan pintu gerbang.

“Ini rumah Ni Chan? Hyung, kau yakin tidak nyasar?”UcapRyeowook.

“Aniyo! Wookie, mana mungkin aku melupakan rumah pacarku? Aku sudah sering ke sini. Ayo masuk!” kemudian dia membuka pintu gerbang yang terkunci dengan kunci serep yang Ni Chan berikan.

“Kau punya kunci serepnya?” tanya heechul. “Dia tak takut di apa-apakan olehmu?” tambahnya.

“Rumahnya itu ramai. Dan aku tak yadong” ucapnya sambil melirik Eunhyuk.

“Mwoya?” ucapnya membela diri

“tak apa” kemudian mereka masuk. Sudah ada Jonghyun dan Taemin diruang tamu.

“Hyung! Anyeonghaseyo!” sapa mereka.

“Dimana yang lain?”

“Onew hyung sedang latihan musikal. Key dan Min Ho sedang ada schedule bersama.”JelasJonghyun. Kyu dengan seenaknya sudah duduk di sofa dan memainkan PSPnya.

“Kenapa kita di ruang tamu? Ayo ke ruang santai saja!” ajak yesung. Serasa yang punya rumah. Kemudian melenggang ke arah ruang santai diikuti member yang lain. Saat mereka tiba di ruang santai. Min So, Min Ra, dan Ni Chan baru menuruni tangga.

“Kalian sudah datang?” tanyaNiChan

“Jagi, kau cantik!” ucap yesung.

“Gomawo!” Ni Chan menjawab sambil memeluknya. Kemudian beralih ke Heechul.

“iPad!” ucapnya sambil mengadahkan tangannya

“Ini.” Ujar heechul kemudian memberikan senyum yang kalau petalz yang melihat bisa membuat kerusuhan.

“bayaran sewa?”

“Kansudah aku bayar dengan senyum tampanku yang sangat mahal harganya.” Ujarrnya santai. Ni Chan mendengus. Sudah tau hal ini akan terjadi.

“Chogi.MinHo, Key dan Leeteuk oppa oddie?” Min Ra menyela.

“Ah, mereka sedang ada schedule. Mm.. Nuguya?” Ryeowook menjelaskan

“Ah, Nan Min Ra imnida.YeodongsangnyaNiChanOnnie.” Jelasnya.

“Min Ra kenapa kau jadi anggun begitu?” Tanya Ni Chan heran.

“Onnie..” Min Ra kesal kemudian menggembungkan pipinya. Kemudian Min Ho datang bersama key. Min Ra yang tadinya kesal jadi sumringah. Karena sudah 3 tahun tak bertemu secara langsung. Min Ra adalah adik kelas Min Ho sewaktu SMA.

“Min Ra-sshi, kobili?” tanya Donghae

“Aniyo. Aku kulia di Sungkyungkwan jurusan kebudayaan dan literatur korea.”JelasMinRa.

“Wah berarti kau hoobaenya geun youngie dong.” Ujar Yesung tiba-tiba dan mendapat respon tatapan membunuh dari Ni Chan yang ada disebalahnya. Yesung menanggapinya dengan cengiran.

Siwon’s POV

Kemudian kami menuju ke ruang santai dipimpin Yesung hyung. Aku menengok ke belakang, seperti biasa Kyu tak memperhatikan dan sibuk dengan PSPnya. Hampir saja ditiggal. Aku menepuk bahunya lalu berjalan pergi. Dia mengikutiku. Saat mereka tiba di ruang santai. Min So dan Ni Chan baru menuruni tangga.Adasesorang dibelakang mereka, sesorang yang lain yang kuyakini bukanByulHyun, karena dia mengunakan dress yang sedang trend.

“Kalian sudah datang?” tanyaNiChan

“Jagi, kau cantik!” ucap yesung hyung gombal. Tidak sih. Memang Ni Chan terlihat cantik hari ini. Ku alihkan pandanganku ke Min So. Omona! Tuhan kenapa kau menciptakan yeoja cantik sepertinya. Aish Choi Si Won sadar! Ah tapi Min So memang cantik sekali hari ini.

“Gomawo!” Ni Chan menjawab sambil memeluknya. Kemudian beralih ke Heechul hyung.

“iPad!” ucapnya sambil mengadahkan tangannya

“Ini.” Ujar heechul hyung kemudian memberikan senyum yang kalau petalz yang melihat bisa membuat kerusuhan.

“bayaran sewa?”

“Kansudah aku bayar dengan senyum tampanku yang sangat mahal harganya.” Ujarrnya santai. Ni Chan mendengus kesal. Ni Chan kasihan sekali kau.

“Chogi.MinHo, Key keurigu Leeteuk oppa oddie?” Tanya orang yang tak kukenal itu menyela.

“Ah, mereka sedang ada schedule. Mm.. Nuguya?” Ryeowook menjelaskan

“Ah, Nan Min Ra imnida.YeodongsangnyaNiChanOnnie.” Jelasnya. Oh Min Ra adiknyaNiChan.

“Min Ra kenapa kau jadi anggun begitu?” Tanya Ni Chan heran.

“Onnie..” Min Ra kesal kemudian menggembungkan pipinya. Kemudian Min Ho datang bersama key. Min Ra yang tadinya kesal jadi sumringah. Aneh! Pandangannya bukan seperti fans yang melihat idolanya tapi seperti seseorang yang sangat lama ia rindukan.

“Min Ra-sshi, kobili?” tanya Donghae

“Aniyo. Aku kuliah di Sungkyungkwan jurursan kebudayaan dan literatur korea.”JelasMinRa.

“Wah berarti kau hoobaenya geun youngie dong.” Ujar Yesung hyung tiba-tiba dan mendapat respon tatapan membunuh dari Ni Chan yang ada disebalahnya. Yesung menanggapinya dengan cengiran. Hyung, hidupmu sudah tenang kenapa kau cari mati?

Ah ada foto. Kudekati dinding ruang itu yang penuh foto. Ini Min So ya? Senyum dan hidungnya mirip. Ah aegyo-nya. Lalu ada foto Byul Hyun yang sedang memarkan medalinya.AdafotoNiChan, Min So, dan seorang namja yang mirip denganNiChan.Oppanyamungkin. Kudengar ia punya seorang Oppa.

Lalu Foto Min So bersama Oppa Ni Chan. Min So sedang memandang Oppanya. Pandangan itu penuh perasaan. Aish kenapa aku sedih begini?

Ku alihkan pikiranku ke foto keluarga Ni Chan. Ada Min Ra dan Oppanya. Kulihat orang tuanya. Aku tak asing dengan wajah mereka. Nuguya? Chankaman. Bukankah itu Park Jae Kyong ahjussi dan Shim Ah Rim ahjuma? Mereka sahabat appa dan umma. Pembisnis nomor 1 sekorea. Jangan bilang kalau mereka bumonimnya Ni Chan.

“Ni Chan-ah~ mereka orang tuamu?” tanyaku penasaran. Ni Chan menoleh. Dia mengangguk mengiyakan. Lalu kembali focus berbicara dengan yesung hyung. Lalu dia kaget dan kembali menengok kearahku.

“Waeyo?”

“Kau anak dari Park Jae Kyong dan Shim Ah Rim?” dia kaget lalu mengangguk lemah.

“Bukankah mereka pembisnin nomor 1?” Ni Chan mengangguk.

Author’s POV

“Ah ayo kita mulai acaranya! Key memang kau mau masak apa?”tanyaNiChanmengalihkan pembicaraan.

“Mollaso! Aku lupa namanya tapi aku tahu caranya!” jelasnya bangga.

“Key nanti ajari aku, ya! Kali aja nanti memberdeul suka dan mau mencoba. Jadi nanti aku yang masak!” pinta Ryeowook dan Key mengangguk.

“Ah aku ambil minum dulu, ya!” Min So undur diri.

“Bagaimana dengan Jungso hyung?” tanya Siwon.

“AH‼ Ppalli!” Ucap heechul yang sudah tak sabar. Lalu mengeluarkan galaxy-padnya dan asik dengan twitter.

“Ah biarlah nanti menyusul sudah sore juga. Kajja!” Ujar Ni Chan. Tiba-tiba Leeteuk sudah masuk ke ruang santai dengan mengandeng seorang yeoja.

“Mian aku terlambat. Aku harus menjemputnya dulu tapi schedullenya belum selasai jadi aku harus menunggunya dulu.”

“Kenapa kau bisa datang dengan Shin Min Ah?” Tanya heechul. Leeteuk tampak berpikir sebentar sementara Min Ah menundukan kepala. “Dia yeojachinguku.” Ujar leeteuk pelan. Semua kaget.

“Mianhaeyo. Jeongmal mianhaeyo! Karena aku sudah menyembunyikan hal ini. Aku sudah berpacaran dengannya semenjak 2 tahun lalu. Mianhae.” Leeteuk menjelaskan diakhiri dengan ia membungkukan badannya 90 derajat diikuti juga Min Ah disampingnya.

“Gwaenchana hyung! Kami tak marah. Kami marah kalau hyung tidak cerita. Manager sudah tau?” Ucap ryeowook lalu memeluk hyungnya itu. Min So kembali dari dapur membawa nampan dengan minuman. Lalu dia melihat Ryeowook yang sedang berpelukan dengan Leeteuk, dia tersenyum. Kemudian matanya menemukan sosok Min Ah. Dia menajamkan pandangannya. Dia mngerjapkan matanya berkali-kali. Dia yakin apa yang dia lihat. Seketika badannya lemas. Nampan yang ditanganya jatuh ke lantai dan membuat semua mata tertuju padanya.  Mata Min So bertemu dengan mata Min Ah.

“Onnie~” Ucap Min So lirih dan pelan namun dapat ditangkap oleh semua orang disana. Min Ah juga sama kagetnya. Menatap pandangan tak percaya pada Min So. Kemudian berucap lirih dan penuh keraguan, “Shimi-ya?”

T.B.C

Advertisements